KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Terjadi keributan di Jalan Samas, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Aparat Polres Bantul pun mengaku sempat mengeluarkan tembakan agar masa membubarkan diri.
"Anggota kami sempat memberi tembakan peringatan untuk membubarkan diri dan mengamankan satu anak," kata Kasie Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Minggu (2/3/2025).
Dari insiden keributan itu, seorang anak berinisial SAR, 16, warga Jetis diamankan petugas lantaran diduga menyulut keributan dengan cara melempar batu.
Jeffry mengaku, keributan tersebut bermula saat ada rombongan yang mengendarai sekitar 50 motor turun melempari rumah di Panggang, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Hal tersebut kemudian yang menyulut keributan di sana.
Jeffry mengaku pihaknya masih berupaya meminta keterangan terkait dengan kejadian tersebut dari seorang anak tersebut. Dia pun masih mencari tahu motif kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Simak jadwal lengkap SPMB SMA/SMK DIY 2026, kuota jalur, hingga tahapan pendaftaran. Pastikan tidak terlewat!