Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Putus, DPRD Bantul Usulkan Perbaikan Lewat BTT
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Tiket pesawat - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Pemberian diskon tarif tol dan tiket pesawat selama musim mudik Lebaran dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul Yohanes Hendra Dwi Utomo menilai kebijakan pemerintah tersebut akan berdampak positif bagi pariwisata. Dia menyebut bahwa insentif ini tidak hanya menguntungkan pemudik, tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Bantul dan DIY secara umum.
BACA JUGA: Menko AHY Pastikan Tarif Tol Didiskon 20% Saat Lebaran
“Tentunya kebijakan ini bisa menjadi salah satu solusi terbaik supaya saat libur Lebaran atau mudik nanti tidak terlalu padat. Ini juga membantu pemerintah dalam memecah arus mudik agar tidak terlalu banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Yohanes, Senin (3/3/2025).
Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak langsung pada sektor perhotelan dan restoran di Bantul. Dengan adanya potongan harga tiket perjalanan, wisatawan akan lebih tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata di Bantul, seperti Pantai Parangtritis, Gumuk Pasir, hingga kawasan wisata Mangunan.
"Diskon ini bukan hanya meringankan beban perjalanan bagi pemudik, tetapi juga menjadi stimulus bagi wisatawan untuk memperpanjang masa tinggal mereka di Bantul," tambahnya.
Lebaran selalu menjadi momen krusial bagi industri pariwisata dan perhotelan. Berdasarkan tren sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bantul cenderung meningkat signifikan saat musim libur Lebaran. Namun, salah satu tantangan utama adalah tingginya biaya perjalanan, terutama bagi wisatawan yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Dengan adanya insentif berupa diskon tol dan tiket pesawat, diharapkan jumlah kunjungan ke Bantul semakin meningkat. Para pelaku industri perhotelan dan restoran optimistis bahwa kebijakan ini akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.
“Wisatawan yang datang ke Bantul biasanya tidak hanya sekadar singgah, mereka menginap, menikmati kuliner lokal, dan berbelanja produk UMKM. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” jelas Yohanes.
Meski kebijakan diskon tarif tol dan tiket pesawat merupakan langkah yang positif, Yohanes menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha wisata dalam mengoptimalkan peluang ini. Menurutnya, promosi wisata yang lebih gencar perlu dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Potongan harga perjalanan ini harus didukung dengan strategi pemasaran yang kuat. Misalnya, melalui paket wisata terintegrasi yang mencakup penginapan, kuliner, dan destinasi unggulan di Bantul. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga mendapatkan pengalaman berlibur yang berkesan,” katanya.
Selain itu, kesiapan infrastruktur wisata juga harus menjadi perhatian utama. Yohanes berharap pemerintah daerah dapat memastikan bahwa akses ke destinasi wisata tetap lancar dan nyaman bagi para pengunjung.
Dengan potensi lonjakan wisatawan akibat kebijakan ini, para pelaku usaha perhotelan dan restoran di Bantul mulai bersiap menghadapi lonjakan permintaan. Yohanes mengungkapkan bahwa sejumlah hotel dan restoran telah menyiapkan berbagai promo menarik untuk menyambut wisatawan.
“Kami sudah berdiskusi dengan para pelaku usaha perhotelan dan restoran untuk menghadirkan berbagai promo spesial Lebaran. Ini bagian dari strategi agar wisatawan semakin tertarik untuk menghabiskan waktu libur mereka di Bantul,” ungkapnya.
Pihaknya juga berharap pemerintah tetap memantau kebijakan ini agar penerapannya tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi wisatawan serta pelaku usaha di sektor pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.