Dana Padukuhan Jadi Senjata Bantul Kurangi Kemiskinan
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Kepala DPAD DIY, Kuniawan saat membuka Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal DIY 2025 angkatan pertama, Senin (10/3/2025). (Email)
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal DIY 2025 angkatan pertama, Senin (10/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui pelatihan menulis dengan muatan budaya lokal.
Kepala DPAD DIY, Kurniawan mengatakan, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab bersama, sesuai amanah UUD 1945.
“Perpustakaan menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, perpustakaan saat ini dituntut untuk lebih dari sekadar tempat membaca dan menulis. “Perpustakaan harus menjadi bagian dari program inklusi sosial. Tulisan yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan kreativitas penulis, tetapi juga menambah ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bimtek ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari delapan perwakilan taman bacaan masyarakat, 10 perwakilan komunitas baca dari kabupaten/kota, serta 12 peserta dari masyarakat umum yang direkrut melalui layanan perpustakaan.
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY, Dewi Ambarwati, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama empat hari.
BACA JUGA: BPBD Bantul Waspadai Longsor dan Banjir di Masa Pancaroba
"Peserta akan mendapatkan materi kepenulisan dasar, budaya dan kearifan lokal, kebahasaan, serta teknik pengumpulan data. Selain sesi di kelas, peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke Museum Ulen Sentalu untuk menggali inspirasi menulis," jelasnya.
Ia berharap pelatihan ini melahirkan penulis muda berbakat yang dapat memperkaya referensi budaya lokal DIY. “Hasil tulisan peserta akan disusun menjadi antologi budaya DIY, yang tidak hanya bermanfaat bagi penulisnya tetapi juga menambah wawasan bagi pembacanya,” tuturnya.
Bimtek ini merupakan bagian dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dari Perpustakaan Nasional. Dengan adanya pelatihan ini, DPAD DIY berharap semakin banyak masyarakat yang aktif menulis dan turut serta dalam pelestarian budaya lokal melalui tulisan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bappeda Bantul mengandalkan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) sebagai ujung tombak penanggulangan kemiskinan hingga tingkat padukuhan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.