Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Bringharjo, Ifan, memperlihatkan stok cabai rawit merah di kios miliknya, Selasa (11/3/2025). Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Harga bahan pokok menjelang Lebaran di Jogja cenderung masih stabil. Untuk cabai, harganya dalam beberapa waktu terakhir fluktuatif. Pedagang juga mengaku permintaan cabai belum meningkat.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Beringharjo, Ifan, menjelaskan harga cabai saat ini paling tinggi adalah cabai rawit merah seharga Rp85.000 per kilogram (kg). “Harganya naik turun. Sebelumnya sempat mencapai Rp95.000, bahkan tertinggi mencapai Rp100.000 per kilogram,” ujarnya saat ditemui, Selasa (11/3/2025).
Kemudian cabai keriting merah saat ini dibanderol Rp50.000 per kg, naik dari sebelumnya yang dijual Rp40.000. Kemudian cabai rawit hijau dijual Rp70.000 per kg, dan cabai keriting hijau Rp32.000 per kg. “Tiap hari harga bisa terus berubah. Naik-turunnya juga enggak mesti,” katanya.
BACA JUGA: Hujan Es Melanda Jogja, Ini Beberapa Kemungkinan Penyebabnya
Dari sisi ketersediaan, sejauh ini masih aman. Setiap hari ia biasanya menyetok sebanyak 15 kilogram cabai berbagai jenis. Ifan mengaku tidak menyetok dalam jumlah yang banyak karena belum ada peningkatan permintaan. “Puasa kali ini beda dengan yang sebelumnya, lebih ramai puasa tahun kemarin,” kata dia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati, menuturkan tingginya harga cabai sangat dipengaruhi faktor cuaca, khususnya hujan. “Sekarang harga cabai rata-rata Rp75.000, itu tinggi, karena biasanya hanya berkisar Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram,” ujarnya.
Mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan lainnya menjelang Lebaran, Disperindag DIY terus menggelar operasi pasar. “Menjelang Lebaran ini ada empat kali operasi pasar. Seminggu yang lalu operasi pasar digelar di Pengasih, Kulonprogo, kemudian di Bantul dan Sleman,” kata dia.
Operasi pasar digelar di sejumlah daerah kantong yang memiliki kemiskinan. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu intervensi pemerintah untuk mencukupi kebutuhan pokok di masing-masing kabupaten,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.