Satu Bakal Calon Lurah Absen Tes Tambahan di Gunungkidul
Satu bakal calon lurah dari Monggol absen dalam tes tambahan di Gunungkidul. Seleksi diikuti 15 peserta dari Monggol dan Sampang.
Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja/David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mendorong calon pengunjung wisata untuk menggunakan metode pembayaran nontunai. Langkah ini sebagai antisipasi kebocoran retribusi saat kunjungan di momen libur Lebaran 2025.
“Sudah ada fasilitasnya seperti Qris dan itu bisa dimanfaatkan untuk pembayaran,” kata Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana, Jumat (14/3/2025).
Ia menjelaskan, untuk memaksimalkan dalam pembayaran nontunai sudah koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul untuk memperkuat keberadan sinyal di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). Keberadaan sinyal dianggap penting guna memperlancar proses transaksi saat akan masuk kawasan wisata.
“Sinyal sangat penting jadi ada upaya penguatan di titik-titik yang diperlukan,” katanya.
BACA JUGA: 8 Pantai di Gunungkidul Sudah Bisa Layani Pembayaran Non-Tunai
Windu menambahkan, sudah ada rapat koordinasi lintas sektor yang dilaksanakan 11 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut ada kesepamaham yang sama agar pelaksanaan libur lebaran dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar.
Rencananya dalam waktu dekat dilaksanakan survei jalur untuk mementukan kebijakan skema rekayasa arus lalu lintas. Disinyalir saat libur lebaran akan ada lonjakan pengunjung sehingga berpotensi terjadinya kemacetan, khususnya di destinasi Pantai.
“Besok Senin [17/3/2025] akan dilakukan survei bersama terkait dengan rekayasa jalur. Misalnya kajian tentang potensi pengalihan jalur, penambahan rambu-rambu lalu lintas dan lainnya,” katanya.
Disinggung mengenai jalur tikus untuk menuju kawasan Pantai, Windu memastikan di jalan menuju Pantai dipastikan tidak ada jalur tersebut. Ia mencontohkan di jalur menuju Pantai Watukodok merupakan jalan resmi karena sudah ada pos TPR yang dijaga petugas.
Meski demikian, ia mengakui di jalur ini hanya bisa untuk sepeda motor. Adapun bus pariwisata dilarang melintas karena jalur yang masih sempit.
“Bisa pilih jalan lain yang lebih bagus dan luas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu bakal calon lurah dari Monggol absen dalam tes tambahan di Gunungkidul. Seleksi diikuti 15 peserta dari Monggol dan Sampang.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.