3D Printing Makin Dilirik Keluarga hingga UMKM di Jogja
3D printing mulai meluas di Jogja, digunakan keluarga, UMKM, mahasiswa hingga pendidikan untuk kreativitas, produksi dan pengembangan produk.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja mempertimbangkan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai kandang mereka untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/2026.
Keputusan ini diambil karena Stadion Mandala Krida, yang selama ini menjadi kandang Laskar Mataram, belum memenuhi sejumlah persyaratan infrastruktur yang ditetapkan oleh operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menyatakan kesiapan mereka untuk membuka pintu bagi PSIM Jogja, dengan syarat dilakukan asesmen ulang terkait kehadiran penonton.
BACA JUGA : PSIM Jogja Kantongi 7 Nama Calon Pelatih Asing untuk Liga 1
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bantul, Andus Sarwana mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dari PSIM Jogja mengenai penggunaan SSA sebagai kandang. "Sampai saat ini dari PSIM belum ada pengajuan," kata Andus, Sabtu (15/3/2025).
Meski demikian, Disdikpora Bantul tidak menutup kemungkinan SSA dapat digunakan oleh klub Liga 1 termasuk PSIM Jogja. Namun, hingga saat ini, belum ada klub yang mengajukan izin untuk penggunaan stadion tersebut. "Kami tetap membuka kesempatan. Namun klub lain juga belum ada yang mengajukan," katanya.
Menurut Andus, terdapat aturan khusus yang harus dipenuhi jika SSA digunakan untuk pertandingan Liga 1, terutama terkait izin menghadirkan penonton. Asesmen ulang perlu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelaiakan stadion sebelum digunakan dalam kompetisi.
"Kalau mau dibuka dengan penonton ya perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu," ucapnya.
Sebagai informasi, Liga 1 musim 2025/2026 diperkirakan akan dimulai pada Agustus mendatang. Sebelum itu, PT LIB bersama PSSI dan pihak kepolisian akan melakukan verifikasi stadion, termasuk SSA jika akan digunakan sebagai lokasi pertandingan untuk memastikan kelaikan dalam empat aspek utama: infrastruktur, keamanan dan keselamatan, fasilitas pertandingan, serta kebutuhan penyiaran.
BACA JUGA : Penampakan Stadion Manahan Tergenang Air di Laga Final Liga 2, PSIM Sementara Unggul
Sebelumnya, Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengungkapkan bahwa timnya masih mempertimbangkan berbagai opsi terkait kandang mereka di Liga 1 musim depan. Salah satu solusi yang sedang dipikirkan adalah menggunakan SSA Bantul sebagai alternatif jika Stadion Mandala Krida tidak memenuhi standar.
"Kami masih menunggu apakah Stadion Mandala Krida bisa digunakan. Namun, kami bisa mengalihkan ke SSA. Ini salah satu solusi yang tengah kami pikirkan," ujar Yuliana, Jumat (14/3/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
3D printing mulai meluas di Jogja, digunakan keluarga, UMKM, mahasiswa hingga pendidikan untuk kreativitas, produksi dan pengembangan produk.
Kelok 23 diuji coba 14-20 September 2026. Polda DIY meminta pengendara mengutamakan keselamatan dan tidak berhenti atau parkir sembarangan.
Bedah buku berjudul Menang Sekejap Lost Forever: Fenomena Tragis Judi Online yang Menjerat 4 Juta Orang Indonesia digelar di Balai Padukuhan Kliripan
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIM Keliling, SIMMADE hingga layanan malam. Simak lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, biaya SIM A dan SIM C.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.