123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Tunjangan Hari Raya - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman menyampaikan ada enam perusahaan di Sleman yang belum memberi kejelasan mengenai pemberian tunjangan hari raya (THR).
Ketua Tim Kerja Hubungan Industrial Bidang Hubungan Industrial Disnaker Sleman, Aris Juni Kurniawan, mengatakan ada pekerja asal Sleman yang membuat laporan pengaduan mengenai THR ke Disnaker DIY. Laporan ini kemudian diteruskan ke Disnaker Sleman.
“Laporan THR via online memang terpusat di DIY. Disnaker DIY sudah meneruskan laporan ke kami. Dari laporan yang masuk, pekerja mengaku belum mendapat kejelasan ihwal pemberian THR,” kata Aris ditemui di kantornya, Selasa (19/3/2025).
Aris mengaku belum dapat menyampaikan jumlah pelapor. Namun, dia memastikan ada sekitar enam perusahaan yang diadukan. Pasca menerima laporan ini, dia kemudian melakukan klarifikasi ke perusahaan terkait.
Perusahaan membenarkan belum ada informasi apapun yang disampaikan perusahaan ke pekerja mengenai THR. Menurut dia, batas waktu pemberian THR adalah tujuh hari sebelum lebaran.
“Kami sudah melakukan klarifikasi lewat telefon. Memang belum menyatakan resmi waktu pembayaran THR. Tapi ada rencana memberi THR,” katanya.
Dia menjelaskan laporan yang dibuat pekerja berdasarkan pada rasa khawatir dan pengalaman. Ada juga perusahaan yang sempat terlambat memberikan THR. Apabila hingga tujuh hari sembelum lebaran belum ada pembayaran THR, Disnaker Sleman akan melaporan hal tersebut ke pengawas ketenagakerjaan di Disnaker DIY.
Adapun laporan langsung ke Posko THR di Sleman belum ada. Aris mengaku ada pekerja yang sempat mengontak nomor posko dan berencana datang. Hingga Selasa (18/3), pekerja tersebut masih belum datang.
“Mungkin sudah membuat laporan secara online ke Disnaker DIY,” ucapnya.
Disinggung mengenai pemberian THR untuk ojek online (ojol) sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Aris mengatakan belum ada laporan apapun. Disnaker Sleman juga membuka ruang bagi ojol untuk melaporkan segala hal mengenai THR di Posko THR.
Apabila ada ojol yang membuat laporan, Disnaker akan meneruskan laporan itu ke Disnaker DIY. Disnaker DIY akan meneruskannya ke Kementerian Ketenagakerjaan.
“Perusahaan kalau ingin konsultasi ke Posko THR Disnaker Sleman juga bisa. Jadi tidak hanya untuk aduan,” lanjutnya.
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih, mengatakan telah melakukan deteksi dini mengenai pembayaran THR di perusahaan-perusahaan. Deteksi dini dilakukan secara daring dan langsung. Deteksi dini menyasar perusahaan-perusahaan yang memiliki rekam jejak pelanggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.