Bantul Siapkan UPT Taman Budaya, Target Beroperasi pada 2028
Dinas Kebudayaan Bantul menyiapkan pembentukan UPT Taman Budaya Bantul untuk mengelola operasional kawasan budaya seluas hampir lima hektare. Target terbentuk p
Sebuah mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL – Menjelang libur Lebaran, jalur wisata di Kapanewon Dlingo, Bantul, menjadi perhatian bagi pemerintah setempat.
Panewu Dlingo, Marji Hidayat mengungkapkan beberapa jalur di wilayahnya tergolong rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak mengenal medan.
“Jalur yang cukup rawan itu di Kaliurang, Cinomati, dan Bukit Bego. Kecelakaan sering terjadi di sana, terutama bagi pengguna jalan yang baru pertama kali melintas,” ujar Marji, Senin (24/3/2025).
Sebagai upaya antisipasi, pihaknya telah memasang rambu peringatan dan bahkan menghapus jalur Cinomati dari Google Maps untuk mencegah wisatawan yang tidak mengetahui kondisi jalan terjebak di medan yang sulit.
“Setiap tahun kami juga mengadakan pengamanan Lebaran di semua jalur, termasuk jalur wisata. Pengamanan ini bertugas mengamankan arus lalu lintas, membantu kendaraan mogok, dan memastikan kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.
Marji menekankan bahwa jalur Cinomati dan Kaliurang sangat tidak direkomendasikan untuk bus wisata. “Medannya naik turun dan terjal. Bus tidak direkomendasikan lewat sana karena sering terjadi kecelakaan, terutama bagi pengemudi yang belum hafal medan,” ujarnya.
Sebagai alternatif, wisatawan yang nantinya akan menuju kawasan Dlingo disarankan melewati jalur Terong-Mangunan yang lebih aman.
Saat momen Lebaran, destinasi wisata di Dlingo seperti Hutan Pinus Mangunan, Watu Goyang, dan Seribu Batu Songgo Langit diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung.
“Setiap tahun, kawasan ini selalu ramai wisatawan. Oleh karena itu, kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimcam, kepolisian, dan dinas terkait untuk pengamanan,” kata Marji.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi mengungkapkan ada aturan khusus bagi bus wisata selama masa mudik dan libur Lebaran mendatang.
Bus dari arah Imogiri/Bantul bisa menuju area wisata Seribu Batu Songgo Langit, Hutan Pinus Mangunan, dan Puncak Becici, kemudian keluar melalui jalur Pathuk.
Sementara bus dari arah Pathuk yang menuju Seribu Batu Songgo Langit, Hutan Pinus Mangunan, Bukit Pengger, dan Puncak Becici keluarnya kembali ke arah Pathuk.
"Selain itu pada H+7 Lebaran kami juga akan mendirikan sejumlah pos pengamanan yang empat di antaranya berada di Puncak Becici, Simpang empat Terong, Cinomati dan simpang tiga Mangunan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul menyiapkan pembentukan UPT Taman Budaya Bantul untuk mengelola operasional kawasan budaya seluas hampir lima hektare. Target terbentuk p
Gelombang pasang menerjang Pantai Pandansimo, Bantul, membuat tiga rumah rusak berat. Warga diminta waspada gelombang tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas