Kemarau Datang, Petani Dlingo Kembali Dikepung Monyet Ekor Panjang
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Wisatawan menikmati matahari tenggelam di Pantai Depok, Bantul, Sabtu (5/4/2025). Dispar Bantul menyebut puncak kunjungan wisatawan libur Lebaran ke wilayahnya berlangsung pada Kamis dan Sabtu dengan total mencapai ratusan ribu pengunjung. (Email)
Harianjogja.com, BANTUL–Gaung libur Lebaran tahun ini mencapai klimaksnya di Bantul dengan lonjakan kunjungan wisata yang signifikan pada Sabtu (5/4/2025). Dalam sehari sebanyak 18.618 wisatawan tercatat berpelesir ke wilayah setempat di momentum libur Lebaran tahun ini.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Markus Purnomo Adi mengungkapkan bahwa pada Kamis (3/4/2025) dan Sabtu (5/4) menjadi titik tertinggi arus kunjungan wisatawan di masa libur Lebaran.
BACA JUGA: Jasa Marga Catat Hampir 1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabodetabek, Berikut Datanya
"Kamis lalu sebanyak 22.311 wisatawan berkunjung ke Bantul dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp315 juta," katanya.
Sementara hari ini sampai dengan pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 18.618 wisatawan telah mengunjungi berbagai destinasi di Bantul. Dari jumlah tersebut, PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp264 juta.
Secara kumulatif, sejak H-3 hingga H+5 Lebaran, jumlah total kunjungan wisata mencapai 116.314 orang, dengan kontribusi PAD sebesar Rp1.654.827.000.
"Capaian ini menunjukkan performa positif sektor pariwisata Bantul pasca-pandemi dan menjadi sinyal kebangkitan ekonomi kreatif serta pelaku industri wisata di wilayah ini," katanya.
Dinas Pariwisata Bantul memproyeksikan tren kunjungan akan menurun menjelang akhir pekan dan hari-hari terakhir masa liburan, sembari menyiapkan evaluasi layanan dan promosi untuk menyambut musim liburan berikutnya.
“Momentum ini menjadi bahan bakar semangat untuk terus mengoptimalkan daya saing pariwisata Bantul di masa mendatang,” tutup Markus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten