Hipertensi Gunungkidul Tertinggi di DIY Capai 39,25 Persen
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.
Wisatawan menikmati matahari tenggelam di Pantai Depok, Bantul, Sabtu (5/4/2025). Dispar Bantul menyebut puncak kunjungan wisatawan libur Lebaran ke wilayahnya berlangsung pada Kamis dan Sabtu dengan total mencapai ratusan ribu pengunjung. (Email)
Harianjogja.com, BANTUL–Gaung libur Lebaran tahun ini mencapai klimaksnya di Bantul dengan lonjakan kunjungan wisata yang signifikan pada Sabtu (5/4/2025). Dalam sehari sebanyak 18.618 wisatawan tercatat berpelesir ke wilayah setempat di momentum libur Lebaran tahun ini.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Markus Purnomo Adi mengungkapkan bahwa pada Kamis (3/4/2025) dan Sabtu (5/4) menjadi titik tertinggi arus kunjungan wisatawan di masa libur Lebaran.
BACA JUGA: Jasa Marga Catat Hampir 1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabodetabek, Berikut Datanya
"Kamis lalu sebanyak 22.311 wisatawan berkunjung ke Bantul dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp315 juta," katanya.
Sementara hari ini sampai dengan pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 18.618 wisatawan telah mengunjungi berbagai destinasi di Bantul. Dari jumlah tersebut, PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp264 juta.
Secara kumulatif, sejak H-3 hingga H+5 Lebaran, jumlah total kunjungan wisata mencapai 116.314 orang, dengan kontribusi PAD sebesar Rp1.654.827.000.
"Capaian ini menunjukkan performa positif sektor pariwisata Bantul pasca-pandemi dan menjadi sinyal kebangkitan ekonomi kreatif serta pelaku industri wisata di wilayah ini," katanya.
Dinas Pariwisata Bantul memproyeksikan tren kunjungan akan menurun menjelang akhir pekan dan hari-hari terakhir masa liburan, sembari menyiapkan evaluasi layanan dan promosi untuk menyambut musim liburan berikutnya.
“Momentum ini menjadi bahan bakar semangat untuk terus mengoptimalkan daya saing pariwisata Bantul di masa mendatang,” tutup Markus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.