Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Hasil tangkapan ikan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Produksi ikan tangkap di DIY mulai meningkat di bulan April ini. Dari data yang dihimpun, memasuki musim pancaroba ini para nelayan bisa menangkap ikan hingga 30 ton dalam tiga hari. Cuaca dan musim ikan menjadi faktor peningkatan produksi ini.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan, menjelaskan produksi ikan tangkap 2025 di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng masih relatif kecil di awal tahun, dengan rincian Januari 171 ton, Februari 188 ton, Maret 160 ton.
BACA JUGA: Hasil Tangkapan Ikan Nelayan di Bantul Belum Optimal, Ini Penyebabnya
“April sudah mulai menanjak. Itu [awal tahun] termasuk masih kecil. Karena cuaca, trennya memang seperti itu. Data kemaren [April], tiga hari mereka melaut bisa mendapatkan 30 ton dan 33 ton,” ujarnya dikutip Sabtu (12/4/2025).
Menurutnya, beberapa nelayan sudah menggunakan kapal 30 gross ton (GT) sehingga bisa melaut tiga sampai lima hari untuk memenuhi kapasitas kapalnya. “Namun masih ada yang menggunakan perahu motor tempel, mereka melaut harian,” katanya.
Ia berharap para nelayan bisa terus memangoptimalkan setiap musim tangkap ikan tiba untuk mendorong peningkatan produksi ikan tangkap. Ditambah, saat ini PPP Gesing juga sudah beroperasi walau belum semasif Sadeng. “Produksi di Gesing pada Januari 2 ton, Februari 1,5 ton dan Maret 1,3 ton,” ungkapnya.
PPP Gesing diresmikan pada Oktober 2024 lalu. Pelabuhan ini dilengkapi dengan kolam dan dermaga, jalan, seawall, gedung TPI, sarana MCK umum, power house, musala, gedung pengepakan ikan, pos jaga, bangunan persampahan, bangunan penyimpanan bahan bakar, tempat parkir, dan pengerjaan gapura pintu masuk.
BACA JUGA: Tangkapan Tembus 4 Ton di 2024, Penjualan Perikanan di Gunungkidul Mencapai Rp81,5 Miliar
Kolam dermaga yang dibangun seluas 1,36 hektar dengan kedalaman 3,5 meter dari surut terendah air laut. Panjang dermaga ada di kisaran 700 meter. Kolam tersebut diperuntukan bagi perahu motor tempel dan kapal motor dengan ukuran sampai dengan 30 GT.
Pada 2024, total produksi ikan tangkap secara keseluruhan sebanyak 7.319,04 ton dengan rincian 5.434,94 ton ikan tangkap laut dan 1.648,88 ton ikan tangkap perairan darat. Dengan beroperasinya PPP Gesing diharapkan produksi ikan tangkap 2025 bisa melampaui jumlah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.
Dinkop UKM DIY menggandeng tour leader untuk meningkatkan kunjungan Teras Malioboro Ketandan melalui insentif, event, dan wisata budaya Pecinan.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.