Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus narkoba, di Polresta Jogja, Senin (28/4/2025)./ist Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Satresnarkoba Polresta Jogja menangkap 10 tersangka dalam ungkap kasus narkoba selama April 2025. Ribuan butir pil obat berbahaya (obaya) dan psikotropika disita dari para tersangka yang terdiri dari berbagai latar belakang pekerjaan, dari kurir paket hingga Karyawan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Kasatresnarkoba Polresta Jogja, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra, menjelaskan total tersangka yang ditangkap dalam ungkap kasus ini sebanyak 10 tersangka, dengan barang bukti meliputi psikotropika sebanyak 261 butir dan obaya 150.194 butir.
Salah satu tersangka yang ditangkap yakni MH, 28 tahun, laki -laki, seorang sopir jasa pengiriman paket. Ia ditangkap pada Rabu (16/4/2025) sekira pukul 21.30 WIB di wilayah Banyuraden, Gamping, Sleman. “Dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 1.400 butir pil warna putih bersimbol Y, satu buah handphone warna pink dan uang Rp400.000,” ujarnya, Senin (28/4/2025).
Dari hasil penyelidikan, diketahui MH mendapatkan pil obaya dari seseorang yang bernama WK dengan cara Cash on Delivery (COD). WK saat ini juga sudah ditangkap. Terhadap MH disangkakan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) UU RI No. 17/2023 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.
Tersangka lainnya yakni EA, 32 tahun, laki -laki, yang bekerja sebagai petugas sekuriti. EA ditangkap pada Kamis (10/4/2025) sekira pukul 11.00 WIB di wilayah Gowosari, Pajangan, Bantul. “Dari tangan EA, ditemukan 10.000 butir pil warna putih bersimbol Y,” kata dia.
EA mendapatkan pil obaya secara online dari marketplace. Terhadap EA disangkakan disangkakan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) UU RI No. 17/2023 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.
Tersangka lainnya yakni RSH, 23 tahun, laki -laki, seorang karyawan BPR. RSH ditangkap pada Kamis (24/4/2025) sekira pukul 14.20 WIB di wilayah Jogotirto, Berbah, Sleman, dengan barang bukti berupa 4.000 butir pil warna putih bersimbol Y.
RSH mendapatkan pil Obaya dari seseorang yang masih DPO dengan cara COD. RSH yang merupakan residivis kasus narkoba. Ia disangkakan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) UU RI No. 17/2023 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M