Bahasa Inggris Wajib SD 2027, Sleman Siapkan Guru Bertahap
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Ilustrasi May Day atau Hari Buruh. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Peringatan Hari Buruh Internasional di Halaman Parkir Lapangan Denggung, Sleman, Kamis (1/5/2025). Acara tersebut berbentuk jalan santai pekerja, pengusaha, dan pemerintah serta senam massal. Ada 3.900 pekerja yang turut serta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Sutiasih, mengatakan peringatan Hari Buruh Internasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan tripartit dan mewujudkan situasi-kondisi Kabupaten Sleman yang kondusif aman dan damai.
“May Day is kolaborasi day [Hari Buruh adalah hari kolaborasi], mari berkolaborasi untuk menciptakan ketenangan bekerja dan kelangsungan berusaha di wilayah Kabupaten Sleman agar pekerja semakin sejahtera,” kata Sutiasih dalam keterangan tertulis.
Sutiasih menambahkan Peringatan Hari Buruh kali ini mengusung tema Semangat Gotong Royong Pekerja dengan Pengusaha untuk Kesejahteraan Bersama.
Rangkaian acara ada lomba yel-yel buruh, donor darah dan skrining kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan, penyerahan bantuan sembako bagi pekerja, beasiswa bagi putra putri pekerja, hiburan dan pembagian doorprize dari sponsor.
BACA JUGA: Bukan Premanisme, Masalah Pengurusan Izin Jadi Kendala Investasi di Bantul
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan seluruh pekerja di Kabupaten Sleman telah memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Dia mengingatkan kembali bahwa pekerja, pengusaha, dan pemerintah perlu bekerja bersama menyatukan tujuan guna mengoptimalkan peran masing-masing.
Harda mengaku Pemkab Sleman sangat terbuka terhadap diskusi yang diinisiasi pekerja dan pengusaha melalui serikat buruh untuk menyerap aspirasi dari pekerja dan pengusaha.
Kata dia, pemerintah berperan untuk menjadi jembatan agar ke depan hubungan antara pekerja dan pengusaha menjadi lebih baik sehingga pekerja menjadi lebih sejahtera.
“Saya berharap apabila hubungan tripartit optimal ke depannya dapat meningkatkan investasi di Kabupaten Sleman sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja, mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membawa Sleman lebih maju,” kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.