11 Juta Turis Datang, Industri Pariwisata Jogja Kelola Sampah Mandiri
Dinpar Kota Jogja mendorong hotel, restoran dan usaha wisata mengelola sampah mandiri melalui PARAMITA demi pariwisata berkelanjutan.
Rapat koordinasi Forum Bank Sampah yang digelar di Kemantren Mergangsan, belum lama ini. - Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kemantren Mergangsan terus berupaya mengelola sampah anorganik melalui bank sampah. Untuk mengoptimalkan program tersebut, digelar monitoring dan evaluasi (monev).
Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Mergangsan, Pargiyat, menyampaikan pengelolaan sampah anorganik di Kemantren Mergangsan dilakukan melalui bank sampah. Bank sampah tersebut mengolah sampah di tiap wilayah. "ke depan ada monitoring dan evaluasi ke setiap kelurahan," katanya, Kamis (8/5).
Dia menuturkan monev dilakukan empat kali dalam setahun untuk memastikan pengelolaan sanpah di tiap wilayah berjalan sesuai dengan target Pemkot Jogja. Diketahui, Pemkot Jogja menargetkan sampah anorganik dapat diolah melalui bank sampah di tiap wilayah, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pengolahan sampah (TPS) dapat berkurang.
BACA JUGA: Warga Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Semin Gunungkidul
Selain itu, ada pendampingan terhadap direktur bank sampah dan petugas pendataan di tiap bank sampah untuk menyinkronkan data sampah yang diolah di kemantren dan kalurahan. Pendampingan juga dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di tiap bank sampah.
Selain itu, dia menuturkan selain mengolah sampah anorganik bank sampah, Kemantren Mergangsan juga mengolah sampah organik melalui Gerakan Organikkan Jogja, serta Gerakan Mbah Dirjo melalui biopori dan biopori jumbo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinpar Kota Jogja mendorong hotel, restoran dan usaha wisata mengelola sampah mandiri melalui PARAMITA demi pariwisata berkelanjutan.
Hiromu Tanaka terkesan dengan atmosfer suporter PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo yang dinilainya tak kalah luar biasa dari Jepang.
Sebanyak 19 siswa Sekolah Tumbuh mengikuti Club Coding dan Robotik selama dua semester untuk memperkuat pembelajaran KKA.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.