CCTV Ungkap Kronologi Perusakan Bendera di Bantul dan Palang Kereta
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
Liga 1 Indonesia 2023 - ist/Youtube
Harianjogja.com, SLEMAN–Laga hidup mati PSIS Semarang vs PSS Sleman dalam kans bertahan di Liga 1 musim depan akan tersaji pada pekan ke-32 BRI Liga 1-2024/2025 di Stadion Jatidiri, Jumat (9/5/2025) pukul 15.30 WIB.
Baik PSIS Semarang maupun PSS Sleman kini berada di zona degradasi. Keduanya bakal dipertemukan untuk memperebutkan poin yang tersisa.
BACA JUGA: Pertama Kali Sepanjang Sejarah Klub, PSS Sleman Kantongi Lisensi AFC
Pertandingan antara Laskar Mahesa Jenar julukan PSIS Semarang dan pasukan Super Elang Jawa alias PSS Sleman diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki motivasi yang sama, yakni menang dan bisa tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Baik PSIS Semarang maupun PSS Sleman memiliki jumlah poin yang sama yakni 25 poin hingga pekan ke-31. Bedanya karena Super Elja berhasil menang atas PSIS di putaran pertama atau unggul head to head, PSS berada di posisi 17 sedangkan PSIS menempati posisi juru kunci di urutan 18.
Namun jika berbicara rekor lima pertemuan terakhir kedua belah tim, PSIS Semarang jauh mengungguli PSS Sleman. Di lima pertemuan terakhir PSIS dan PSS, Laskar Mahesa Jenar berhasil menang tiga kali atas Super Elja. Sementara itu PSS berhasil menekuk PSIS satu kali, satu laga sisanya berakhir imbang untuk kedua belah tim.
Di lain sisi, jika merunut lima pertandingan terakhir yang dijalani masing-masing tim, PSIS Semarang belum pernah menang di lima laga terakhir yang dijalaninya di BRI Liga 1-2024/2025. PSIS mengalami empat kekalahan dan satu kali imbang. Empat kekalahan itu PSIS dapatkan saat melawan Madura United, Semen Padang, Borneo dan terakhir saat ditekuk Bali United dengan skor 4-0.
Sementara PSS Sleman yang sama-sama menelan empat kekalahan dari lima laga terakhir, baru saja meraih satu kemenangan pada pekan lalu usai mengalahkan PSM Makassar. PSS tampil menjanjikan dengan mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-1 di hadapan suporter yang hadir di Stadion Maguwoharjo.
Meski demikian, situasi kesulitan meraih kemenangan yang tengah dialami PSIS Semarang tak serta merta menjadi keuntungan bagi PSS Sleman. Hal ini disampaikan Asisten Pelatih PSS, Ansyari Lubis dalam sesi Pre Match Press Conference pada Kamis (8/5/2025).
"Kalau masalah keuntungan dari situasi PSIS Semarang, saya kira tidak ada sama sekali itu. Karena ketika pemain hadir di lapangan bertanding, pasti mereka punya motivasi yang sama," kata Ansyari.
Alih-alih mengambil keuntungan itu, tim kata Ansyari harus fokus berjuang. Pasalnya baik PSIS Semarang maupun PSS Sleman punya harapan yang sama pada pertandingan esok yakni meraih kemenangan. "Jadi saya kira kami tidak mengambil keuntungan dari kondisi PSIS, sementara kami juga harus berpikir dan berjuang. Karena harapan kami sama dengan PSIS untuk pertandingan besok hari," ungkapnya.
"Kalau kami kalah maka selesailah. Makanya harapan sekecil apapun harus kami perjuangkan besok, ya kalau mau menang, semua pemain harus berjuang," tegasnya.
Ansyari juga menjawab kondisi tim yang bakal tanpa kehadiran Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra di pinggir lapangan karena terkena akumulasi kartu. Menurutnya ketidakhadiran Huistra di pinggir lapangan tidak menjadi masalah lantaran instruksi dari pelatih ke asisten bisa berjalan direct.
"Saya kira kalau masalah coach Pieter tidak hadir besok di pinggir lapangan, itu tidak ada masalah karena kami selalu berkomunikasi. Karena instruksi juga dari coach Pieter ke kami sebagai asisten, itu selalu direct, bisa kami lakukan," ungkapnya.
Secara umum persiapan PSS Sleman jelang laga kontra PSIS Semarang disebut Ansyari juga berlangsung baik. Ansyari menambahkan dalam latihan Pieter Huistra telah menekankan mindset kepada para pemain bila laga melawan PSIS adalah pertandingan final. Apapun yang terjadi, pemain harus berjuang.
"Persiapan kami untuk menghadapi PSIS Semarang cukup baik ya dan pelatih kepala menekankan kepada kami ini pertandingan final. Artinya kami harus berjuang," kata Ansyari.
"Apapun ceritanya, semua pemain harus mengeluarkan segala kemampuannya, dan yang paling pasti harus fokus dalam pertandingan esok hari," tukasnya.
Berikut Head to Head PSIS Semarang vs PSS Sleman
(17/12/2024) PSS Sleman 2 - 1 PSIS Semarang
(3/12/2023) PSIS Semarang 1 - 0 PSS Sleman
(21/7/2023) PSS Sleman 2 - 2 PSIS Semarang
(2/4/2023) PSIS Semarang 5 - 2 PSS Sleman
(16/12/2022) PSS Sleman 0 - 1 PSIS Semarang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CCTV dan ciri fisik mengungkap dugaan satu pelaku perusakan Bendera Merah Putih di Bantul dan palang kereta api di Gamping.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki