Desa Sejahtera Astra Bugisan Sukses Kembangkan Budaya dan Wisata
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Sejumlah perwakilan OPD mengikuti Kick Off Piloting PBJ Berkelanjutan 2025 di Kantor DLHK DIY, Rabu (14/5)/ Harian Jogja-Lugas Subarkah
Pemda DIY menjadi pionir pengadaan barang dan jasa (PBJ) berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan implementasi PBJ berkelanjutan sejak 2024 yang diawali oleh lima organisasi perangkat daerah (OPD) dan terus bertambah di tahun berikutnya.
OPD yang sudah menerapkan PBJ berkelanjutan 100% dalam pengadaan furnitur yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY. Dalam pengadaan kursi, meja dan AC di sekolah, Disdikpora DIY sudah menggunakan produk yang ramah lingkungan.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menjelaskan pada 2024 Disdikpora DIY membeli 299 unit AC ramah lingkungan, 731 unit mebel dengan sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk SMK, dan 255 unit mebel dengan SVLK untuk SMA.
“Supaya produk yang dibeli benar-benar ramah lingkungan untuk digunakan siswa di sekolah. Kami akan menyosialisasikan ke semua sekolah untuk membeli produk yang ramah lingkungan. Kami sudah mulai 2024, dan di 2025 ini juga sedang berproses,” ujarnya dalam Kick Off Piloting PBJ Berkelanjutan 2025 di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Rabu (14/5).
Kepala DLHK DIY, Kusno Wibowo, menuturkan Pemda DIY sudah memulai implementasi PBJ berkelanjutan sejak 2024 dengan lima OPD sebagai pilot project, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Dyaa Mineral (DPUPESDM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Disdikpora, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY.
“Tahun ini meningkat menjadi 17, termasuk biro. Selain peningkatan kuantitas, kualitas juga kami harapkan ada penambahan yang lebih baik lagi. Kualitas maksudnya OPD ada peningkatan penggunaan PBJ berkelanjutan,” ujarnya.
Adapun beberapa produk yang menjadi disyaratkan dalam PBJ berkelanjutan di antaranya mebel bersertifikat SVLK, AC bersertifikat Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM), semen bersertifikat Standar Industri Hijau (SIH), kertas bersertifikat ecolabel tipe 1, serta plastik dan beton bersertifikat ecolabel tipe 2.
“DIY sebagai pionir untuk pemda di seluruh Indonesia terkait PBJ berkelanjutan. Pemda DIY memiliki Pergub No.57/2023 tentang Peta Jalan PBJ Berkelanjutan. Ini juga mendukung filosofi Jawa Hamemayu Hayuning Bawana,” kata dia.
Project Leader Forest Partner WWF Indonesia, Yurino Juwanda, mengatakan Pemda DIY menjadi yang pertama mengimplementasikan PBJ berkelanjutan di Indonesia. “Baru Pemda DIY yang melaksanakan PBJ berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, PBJ berkelanjutan di Pemda DIY sudah cukup maju dan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.
Di luar implementasi ini, ia melihat di DIY sudah banyak penggunaan produk ramah lingkungan. "100 persen OPD di Jogja sudah menggunakan kertas ramah lingkungan, kemudian menggunakan AC yang ada logo hijaunya, jadi sudah menjadi hal yang biasa," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.