Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi talud yang longsor/Dok.BPBD Sleman
Harian jogja.com, JOGJA–Hujan deras disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah DIY pada Jumat (16/5/2025) sore. Sejumlah wilayah terdampak kerusakan akibat kejadian ini, dengan yang paling parah Sleman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Noviar Rahmad, menjelaskan di Sleman setidaknya terdapat 23 titik kejadian, meliputi 12 titik banjir, tujuh titik angin kencang, tiga titik longsor dan satu lokasi tersambar petir.
“Dampak dari kejadian ini cukup parah, meliputi 11 pohon tumbang, dua mobil, satu motor, satu sepeda, satu tempat usaha, satu jembatan, tiga fasilitas umum dan tiga akses jalan terganggu,”ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/5/2025).
Kemudian di Kulonprogo, hujan deras mengakibatkan terjadinya longsor di dua titik yang menyebabkan dua rumah mengalami kerusakan dan dua akses jalan terganggu. “Di Bantul, terdapat satu lokasi banjir dan satu rumpun bambu tumbang,” paparnya.
Di Kota Jogja, kenaikan saat kejadian, aliran sungai Gajahwong naik menyebabkan akar rumpun bambu roboh dan mengakibatkan kabel optik wifi dan Penerangan Jalan Umum (PJU) putus. "BPBD DIY terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan dan evakuasi," tambahnya.
Adapun untuk wilayah Gunungkidul, hingga pukul 21.00 WIB belum dilaporkan terdampak oleh hujan deras dan angin kencang. BPBD DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Pemancingan di Maguwoharjo Sleman Diterjang Banjir 1 Meter, Kerugian Capai Rp30 Juta
Seperti diketahui, hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan disebabkan adanya bibit siklon di selatan samudera Hindia. Meski demikian, pada Mei ini wilayah DIY sudah memasuki musim kemarau, yang tetap diselingi hujan.
BPBD DIY tidak memperpanjang status Siaga Darurat kecuali untuk wilayah Sleman dan Kulonprogo. Namun BPBD DIY tetap mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi akibat adanya siklon tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.