Wali Kota Hasto Minta Suporter PSIM dan PSS Jaga Damai saat Derbi DIY
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta suporter PSIM dan PSS menjaga kondusivitas saat derbi DIY kembali hadir di Super League 2026/2027.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Masa tunggu haji di Kabupaten Bantul menyentuh angka 34 tahun. Jika mendaftar haji pada tahun 2025, diperkirakan baru akan berangkat pada tahun 2059.
Hal ini diungkapkan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Ahmad Shidqi. Meski mencapai puluhan tahun, ia menyebut masa tunggu haji di Bantul masih sama dengan rata-rata masa tunggu di Indonesia.
“Kalau data tahun ini masa tunggunya 34 tahun. Hampir rata di Indonesia memang rata-rata paling cepat di angka sekitar 25 tahun dan paling lama 48 tahun, berbeda-beda tergantung wilayahnya,” kata Ahmad Shidqi, Rabu (21/5/2025).
BACA JUGA: Cara Menghitung Nilai Gabungan SPMB 2025, Jadi Syarat Bisa Lolos SMA Negeri di Jogja
“Kalau yang 48 tahun di Sulawesi Selatan masa tunggunya. Kalau dibandingkan, justru tidak terlalu tinggi karena rata-rata Indonesia sekitar 30 tahun,” katanya.
Ia menjelaskan, lamanya masa tunggu haji di Indonesia yang mencapai puluhan tahun disebabkan kuota terbatas dari pemerintah Arab Saudi.
Kuota haji yang diberikan ialah satu per seribu penduduk Muslim di negara tersebut. Dengan jumlah penduduk Muslim Indonesia yang berkisar 221 juta jiwa, maka kuota jemaah haji akan ada 221.000 jemaah per tahun.
Kuota haji Indonesia sebenarnya masih yang terbanyak di dunia, di atas Pakistan dan India. Meskipun begitu, Ahmad Shidqi berharap Arab Saudi bisa memberikan kuota lebih banyak karena masa tunggu yang tergolong lama.
Pada tahun ini, sebanyak 922 jemaah haji dari Bantul diberangkatkan ke Tanah Suci yang tergabung dalam enam kelompok terbang (kloter).
BACA JUGA: Bareskrim Telusuri Anggota Grup Facebook Fantasi Sedarah, Berpotensi Ada Tersangka Baru
Jemaah calon haji 2025 Bantul yang tergabung dalam Kloter 62 diberangkatkan pertama dari Pendopo Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, pada Senin (19/5/2025 sore. Mereka diterbangkan ke Tanah Suci pada Selasa (20/5/2025) petang.
Sementara itu, kelompok terakhir yang tergabung dalam Kloter 71 akan diberangkatkan dari Bantul pada Kamis (22/52025) pagi, dan diterbangkan ke Tanah Suci pada Jumat (23/5/2025) pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta suporter PSIM dan PSS menjaga kondusivitas saat derbi DIY kembali hadir di Super League 2026/2027.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.