Pasar Rakyat Bantul Makin Sepi, Omzet Pedagang Turun 30%
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah korban tewas akibat kebakaran di Perumahan Trimulyo Blok D2, Dusun Kembangsongo, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Jumat malam (23/5/2025). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Kebakaran terjadi di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Trimulyo Blok D2, Dusun Kembangsongo, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Jumat malam (23/5/2025), sekitar pukul 20.45 WIB. Kejadian ini menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia adalah penghuni rumah, yakni SW, 68, seorang pensiunan karyawan BUMN asal Kotagede.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menyebutkan korban ditemukan dalam posisi terlentang di dalam rumah oleh warga yang mendobrak pintu setelah melihat kepulan asap tebal. “Korban tinggal seorang diri dan diketahui sering mengumpulkan botol-botol bekas air mineral di dalam rumahnya,” ungkap Jeffry, Sabtu (24/5/2025).
Saksi mata warga setempat yang tinggal bersebelahan, pertama kali melihat asap dan segera memberi tahu tetangga lainnya. Pintu rumah dalam keadaan terkunci saat warga mencoba menyelamatkan korban. Bersama warga lain, mereka sempat memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam datang.
Saat tim pemadam kebakaran BPBD Bantul tiba pukul 21.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan, meskipun masih ada asap tersisa di dalam rumah. Kebakaran ini juga menyebabkan kerugian materi berupa satu unit sepeda listrik, satu sepeda motor bebek, serta uang tunai dalam bentuk seikat uang kertas.
BACA JUGA: Korupsi Pembangunan Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, Kejari Tahan Pelaksana Proyek
Dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi Polres Bantul dan petugas medis Puskesmas Jetis, korban mengalami luka bakar di bagian kepala atas dan lebam pada pundak kanan. Diduga korban meninggal karena kehabisan oksigen akibat asap dari sampah botol plastik yang terbakar.
Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga pada Sabtu dini hari (24/5/2025) sekitar pukul 01.05 WIB, setelah proses visum luar dilakukan di RS Bhayangkara Kalasan. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan resmi.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk tas berisi dokumen pribadi korban dan tiga unit ponsel.
Hingga kini, petugas terus mendalami kemungkinan lain terkait pemicu kebakaran. Namun, indikasi awal kuat mengarah pada akumulasi sampah di dalam rumah yang memicu api dan asap pekat mematikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Barcelona pesta gol dengan kemenangan 0-5 atas Valencia di Mestalla. Lamine Yamal mencetak dua gol dalam laga La Liga.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada 1.039 penerbangan di Bandara Soetta. Sebanyak 166.351 penumpang terdampak dan bus gratis disiapkan.
Dedi Mulyadi memerintahkan pemeriksaan dugaan pungli Rp700 juta di SMK 15 Bekasi. Pemprov Jabar mengambil alih pembangunan pagar sekolah.
Prabowo meminta warga Jakarta, Banten, dan Lampung waspada erupsi Anak Krakatau, mematuhi zona bahaya, serta menggunakan masker.