Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Proyek pembangunan jalan Sleman-Gunungkidul di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Minggu (2/2/2025). Abdul Hamid Razak/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY merencanakan pembangunan Jogja Outer Ring Road (JORR) hingga sampai ke kawasan Prambanan, Sleman. JORR ini nantinya direncanakan akan terhubung dengan tol Jogja-Solo, khususnya di exit toll Bokoharjo, Prambanan.
Kalurahan Bokoharjo Prambanan menjadi salah satu titik yang terkena perluasan pembebasan lahan. Pasalnya ruas tol Jogja-Solo pintu keluarnya (exit toll) diarahkan ke kawasan perbukitan Prambanan atau dikenal dengan exit toll Bokoharjo.
Ruas ini memakan rute dari Simpang Susun Purwomartani ke selatan kemudian memotong Jalan Protokol Jogja-Solo dengan mengarah ke Jalan Opak Raya. Ruas exit toll Bokoharjo ini juga memotong atau melewati di atas ruas jalan Prambanan-Piyungan kemudian keluar di sisi selatan Candi Boko atau tepatnya di Sebelah Barat Tebing breksi.
BACA JUGA: Jadwal DAMRI Tujuan ke Bandara YIA Kulonprogo Hari Ini Minggu 25 Mei 2025
Keberadaan exit toll Bokoharjo di ruas tol Jogja-Solo akan diupayakan semaksimal mungkin oleh Pemda DIY untuk menangkap berbagai peluang untuk pengembangan ekonomi dengan membangun infrastruktur pendukung.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan Pemda DIY sedang mengupayakan rencana pembangunan Jogja Outer Ringroad tersebut nantinya bisa tersambung dengan exit toll Bokoharjo di Prambanan. Pasalnya kawasan ringroad yang saat ini ada, sudah sangat padat.
"Kami sedang mengambil pola yang lain, yang nanti ada keterkaitan [exit toll Bokoharjo] dengan JORR. Karena ringroad sedemikian padatnya maka akan memperluas jadi JORR," ujar kepada Harianjogja.com.
Berdasarkan data sementara, JORR akan dibangun dengan panjang 113,413 kilometer yang mengelilingi wilayah DIY. Terdiri atas ruas Sentolo-Minggir sepanjang 16,450 kilometer, Minggir-Tempel panjang 14,217 kilometer, Tempel-Kalasan dengan panjang 35,257 km. Kemudian ruas Sentolo-Imogiri sepanjang 22 kilometer, ruas Imogiri-Piyungan 18,325 km, dan Piyungan-Kalasan 9,155 km.
Beny menegaskan Pemda DIY akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk meloloskan proyek tersebut. Di mana ruas tersebut tentu akan terkoneksi dengan tol Jogja-Solo. "[Rute JORR] Diutamakan kesana [sampai exit toll Bokoharjo Prambanan], langkahnya [selanjutnya] bicara anggaran minta ke pusat untuk bisa mendukung program," katanya.
Beny memastikan terkait wacana membangun rest area di luar jalan masih tetap akan berjalan sesuai perencanaan. Di mana lahan telah dibebaskan di kawasan Prambanan, Sleman. Konsep rest area dengan mengutamakan UMKM lokal tersebut nantinya bisa diakses pengendara yang akan masuk maupun keluar lewat gerbang tol Bokoharjo.
"Itu kan kita banyak program untuk exit toll [Tol Jogja-Solo] sampai kesana, lahannya sih sudah ditawarkan, sudah disiapkan juga [untuk kebutuhan rest area Prambanan]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat kedua dunia usai menjuarai China Open 2026 dan mempertahankan gelarnya.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.