Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi penangkapan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Unit Reskrim Polsek Gondokusuman, Kota Jogja mengungkap kasus penggelapan satu unit mobil dengan modus digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik. Pelaku dan korban saling kenal sehingga tidak ada kecurigaan sebelumya.
Kapolsek Gondokusuman, Kompol Ardi Hartana, menjelaskan penggelapan ini terjadi pada Jumat (25/4/2025), dengan barang yang digelapkan yakni mobil Nissan Serena warna hitam milik warga Baciro, Gondokusuman.
Pelaku berinisial HM, 33, seorang wiraswasta, ditangkap pada Jumat (23/5/25) pukul 20.30 WIB di kediamannya di Gondokusuman.
BACA JUGA: Gelapkan Mobil, Warga Pajangan Ditangkap
Penggelapan ini bermula pada Sabtu (19/4/2025), sekitar pukul 06.20 WIB. Saat itu, pelaku mengantar korban yang sudah saling kenal menggunakan mobil Nissan Serena milik korban ke Stasiun Tugu.
Mobil tersebut oleh korban dititipkan kepada pelaku untuk dibawa pulang ke rumah korban. “Tapi sesampainya di rumah korban, timbul niat pelaku untuk menggadaikan mobil tersebut,” ujarnya, Minggu (25/5/2025).
Tanpa seizin korban, pelaku akhirnya menggadaikan mobil Nissan Serena milik korban. “Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian mencapai Rp170 juta. “Setelah menerima laporan dari korban, tim Reskrim Polsek Gondokusuman segera melakukan mendatangi Tempat Kejadian Perkara,” katanya.
Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Setelah alat bukti cukup kemudian menangkap pelaku di rumahnya.
Saat ini pelaku ditahan di Mapolsek Gondokusuman. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan BPKB mobil korban.
Atas perbuatannya, Pelaku HM dijerat dengan Pasal 372 atau 376 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana paling lama empat tahun penjara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam mempercayakan barang berharga kepada orang lain, bahkan kepada orang terdekat sekalipun, guna menghindari kejadian serupa,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.