Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Sejumlah pedagang sapi sedang menjual sapi mereka di Pasar Hewan Ambarketawang, Kalurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Minggu (25/5/2025). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Penjualan sapi di Pasar Hewan Ambarketawang naik 20% menjelang Hari Raya Iduladha. Harga sapi pun ikut naik. Kenaikan diprediksi akan mencapai puncak ketika dua hari pasaran terakhir dan pasca Iduladha.
Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan, Yuda Andi Nugroho mengatakan ada sekitar 400 ekor per pasaran sejak Mei 2025. Sapi masuk di Pasar Hewan Ambarketawang mengalami kenaikan sejak awal April 2025 pasca penurunan drastis awal 2025 akibat penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Sepuluh hingga 20 persen kenaikan penjualan mendekati Hari Raya Kurban. Kalau dari 400 ekor per pasaran tadi, sekitar 60 ekor terjual setiap pasaran. Sebulan rata-rata enam kali pasaran. Tapi jumlah 60an ekor terjual itu, sekitar 70 persen untuk hewan kurban,” kata Yuda ditemui di kantornya, Senin (26/5/2025).
Yuda mengaku masih ada dua kali pasaran lagi sebelum Hari Raya Iduladha, yaitu pada Jumat (30/5) dan Rabu (4/6). Sapi jantan per ekor saat ini memiliki harga sekitar Rp20 juta - Rp28 juta. Kenaikan harga sekitar Rp1,5 juta - Rp2 juta dibandingan hari pasaran biasanya. Ada juga harga sapi jantan dengan rentang harga Rp40 juta - Rp60 juta.
Penjualan sapi masih akan naik pasca Hari Raya Iduladha. Pasalnya, peternak atau penjualan ternak yang telah menjual sapi/ ternak mereka juga akan mencari pengganti ternak yang lebih muda. Ada peremajaan ternak.
Pihaknya terus melakukan pengawasan ketat hingga Hari H Iduladha. Pasalnya, PMK masih berada di sejumlah wilayah meski tidak masif sebagaimana awal tahun. Situasi ini masih menjadi kekhawatirannya.
BACA JUGA: Harga Tomat di Kota Jogja Meroket dalam 2 Pekan Terakhir, Ini Penyebabnya
“Kalau ternak dari lokal, hampir 90 persen sudah mendapat vaksin. Tapi Jawa Tengah dan Jawa Timur masih rentan [membawa penyakit]. Jangan sampai ada penularan. Kebutuhan hewan kurban kan memang kurang di Sleman,” katanya.
Plt. Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andriyanto, sempat mengatakan Kabupaten Sleman selalu kekurangan hewan kurban setiap Hari Raya Iduladha. Sebab itu, kebutuhan hewan kurban dipasok dari daerah lain.
Pada 2025, ketersediaan sapi ada 5.545 ekor , lalu kambing ada 3.541 ekor, dan domba ada 9.010 ekor. Estimasi kebutuhan ternak tahun ini lebih banyak; rinciannya, sapi 9.750 ekor, kambing 2.800 ekor, dan domba 13.500 ekor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kapanewon Godean mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.