Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Ilustrasi buaya. Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul mengimbau kepada warga yang ada di wilayahnya untuk waspada dan tidak beraktivitas di sekitar sungai. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya penampakan seekor buaya di Sungai Progo, tepatnya di wilayah Padukuhan Juwono.
Lurah Triharjo, Suwardi mengatakan kemunculan buaya dilaporkan seorang warga Juwono pada Minggu siang (1/6/2025), saat sedang mengumpulkan pasir secara manual di tepi sungai.
“Iya, betul. Kemarin siang muncul buaya di Sungai Progo, Juwono. Warga yang sedang mengumpulkan pasir melihat langsung keberadaan buaya itu,” ujarnya, Senin (2/6/2025).
Suwardi menyebut, penampakan kali ini lebih jelas dibanding laporan serupa pada pertengahan Mei lalu. Warga bahkan sempat merekam video kemunculan buaya tersebut.
BACA JUGA: Lurah Pastikan Video Viral Buaya di Sungai Progo Bukan Hoax
“Saya sudah mengimbau warga agar lebih hati-hati dan tidak sendirian saat berkegiatan di Sungai Progo, karena banyak warga yang biasa mencari rumput atau pasir di sana,” katanya.
Ia memastikan, berdasarkan laporan warga, buaya yang terlihat kali ini diduga sama dengan yang sempat muncul sebelumnya. Ukurannya pun dikatakan serupa.
Pihak Kalurahan telah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada warga. Namun hingga kini, belum ada penanganan resmi dari instansi terkait.
“Kami harap BKSDA segera menangani ini karena ini sudah kedua kalinya muncul,” ujar Suwardi.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogja Dyah Sulistyari menyampaikan bahwa sejak terbitnya Undang-Undang (UU) No. 32/2024 Perubahan Atas UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, kewenangan penanganan buaya berpindah ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Untuk buaya sekarang kewenangannya ada di KKP. Namun BKSDA tetap mendukung di lapangan, komando tetap di KKP,” kata Dyah.
Meski demikian, BKSDA tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di area sungai, utamanya di lokasi kemunculan buaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
SBY sedang menjalani cek kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir Agustus 2026 sehingga tak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT RI.
Sebanyak 1,56 juta penumpang menggunakan KA Bandara YIA hingga Juli 2026. Sekitar 1 juta penumpang memilih layanan PSO.
KPK memeriksa Rudy Tanoe sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras bagi penerima manfaat PKH.
Sebanyak 26,8% puskesmas belum memiliki dokter gigi. FKG UGM mendorong beasiswa ikatan dinas bagi putra daerah untuk mengatasinya.