Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Ilustrasi./Twitter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wacana pembangunan Tugu Adipura di kawasan Alun-Alun Wonosari batal terlaksana di tahun ini. Di rencana awal untuk pembangunan dialokasikan anggaran sebesar Rp734 juta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, pihaknya sempat mewacanakan membangun Tugu Adipura. Lokasi pembangunan terletak di Alun-Alun Wonosari di sisi barat.
Menurut dia, pembuatan desain telah dilakukan dengan rencana tugu memiliki tinggi sekitar delapan meter. Selain itu, juga telah mengalokasikan anggaran pembangunan senilai Rp734 juta.
BACA JUGA: Sapi Tercebur di Kolam 5 Meter, Petugas Damkar Gunungkidul Lakukan Penyelamatan
“Tugu Adipura dibangun sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kota Wonosari meraih Piala Adipura kategori Kota Kecil di 2024 lalu,” kata Hary, Kamis (12/6/2025).
Meski demikian, rencana yang tersusun tidak bisa direalisasikan tahun ini karena dibatalkan. Hary tidak menyebutkan secara rinci pembatalan karena kebijakan disesuaikan dengan instruksi pimpinan.
“Yang jelas tidak lepas dengan kebijakan dari Inpres No.1/2025. Untuk detail pembatalan pembangunan tugu Adipura di tahun ini bisa ke Pak Sekda,” kata mantan Sekretaris Dinas Pariwisata ini.
Adanya kebijakan pembatalan, Hary mengakui tidak mempermasalahkan. Terlebih lagi, kata dia, tahapan pembangunan masih di tahap perencanaan sehingga tidak memberikan dampak apa pun.
“Bukan masalah karena belum sampai Lelang. Kalau sudah Lelang, maka tidak bisa dibatalkan,” katanya.
Disinggung mengenai kapan program pembangunan Tugu Adipura bakal dilanjutkan, Hary mengaku belum tahu menahu. Ia berdalih kebijakan anggaran berada di pimpinan. “Kami hanya menunggu instruksi, kalau ada anggarannya, maka siap membangun,” katanya.
Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono membenarkan adanya pembatalan pembangunan Tugu Adipura. Kebijakan ini dilakukan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
“Sudah tidak ada di mata anggaran milik pemkab karena dicoret akibat kebijakan efisiensi,” kata Putro.
Menurut dia, kebijakan pemangkasan tidak hanya pada rencana pembangunan Tugu Adipura. Pasalnya, hingga saat ini efisiensi anggaran dari APBD sudah mencapai Rp17 miliar.
“Pemangkasan tidak hanya dari APBD, tapi juga ada dari Dana Alokasi Khusus Fisik. Kalau ditotal semuanya, yang dipangkas sudah mencapai Rp61,2 miliar,” kata Putro. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Arema FC bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan Bhayangkara Presisi Lampung FC 2-2. Marcos Vinicius dan Otusanya mencetak gol.
Persita Tangerang menang 2-1 atas Garudayaksa FC. Gol Aleksa Andrejić pada menit ke-90+2 memastikan kemenangan dalam laga penuh drama VAR.
Melalui semangat gotong royong, para relawan muda bersiap menempuh perjalanan 16 jam melalui jalur darat dan laut untuk menyalurkan bantuan serta memberikan duk
PSIM Jogja kalah 0-4 dari Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung. Laskar Mataram baru mengoleksi satu poin dari empat laga Super League.
Berbekal semangat kepedulian sosial yang telah dibangun sejak usia 15 tahun, Gamma A. Thohir mengajak generasi muda mengambil peran nyata melalui penyaluran ban