Tak Hanya Pameran, Alumni Gen Z Batik Preneur Sleman Didorong Tembus Pasar
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Ilustrasi vandalisme. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman menyampaikan sebanyak 13 unit halte bus yang tersebar di sejumlah wilayah di Bumi Sembada menjadi sasaran vandalisme. Karena itu, Dishub akan mengecat ulang.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Sleman, Fransiskus De Sales Adriarto, mengatakan jajarannya hanya menyediakan anggaran Rp3,6 juta dengan rincian Rp1,6 juta untuk makan dan minum serta Rp1 juta untuk alat, cat dan tinner. “Kalau kerusakan selain vandalisme biasanya kursi di halte harus di las di bagian tempat duduk,” kata Adriarto saat dihubungi, Senin (30/6/2025).
Adriarto menegaskan Dishub terus mengedukasi warga sekitar untuk ikut menjaga kebersihan halte, utamanya halte yang berada di dekat sekolah. Dishub menggandeng satpam sekitar halte untuk ikut menjaga. Adapun perawatan halte Trans Jogja menjadi kewenangan Dinas Perhubungan DIY.
Meski begitu, dia mengakui upaya tersebut kurang efektif. Ihwal closed circuit television (CCTV), Adriarto mengaku tidak semua halte memiliki CCTV. Pengawasan menjadi kurang maksimal.
Disinggung mengenai kecukupan halte bus di Sleman, Adriarto mengatakan belum ada rencana penambahan halte lantaran keterbatasan anggaran. Dishub lebih memilih untuk mendukung perluasan rute bus Trans Jogja.
BACA JUGA: Pembayaran Ganti Rugi Tol Jogja-Solo di Sidoarum Sleman, Ada yang Hanya Seluas Satu Meter
“Kami saat ini mendukung Trans Jogja dan berusaha menyediakan halte di rute yang melewati wilayah Sleman. Kalau pembangunan halte di rute Trans Jogja memang kewajiban Dishub DIY. Kami cuma membantu di lokasi-lokasi yang belum ada halte semampu kami,” katanya.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana, mengatakan jajarannya terus mendorong gerak pembersihan vandalisme di sejumlah ruang publik, utamanya halte bus.
Kebersihan halte akan berdampak pada kenyamanan pengguna. Kondisi halte atau kursi yang bagus atau masih fungsional tetap menimbulkan kesan ketidaknyamanan apabila ada vandalisme baik coretan maupun berbagai jenis poster.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.
Dua atlet menembak dan dua pelatih asal Gunungkidul siap bertanding di Asian Games Jepang. Pemkab janjikan penghargaan bagi yang berprestasi.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.