Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Seorang pengendara motor sedang melintas jalan depan Gunung Api Purba, Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Sabtu (28/12/2024). - Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul harus bekerja ekstra keras untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata sebesar Rp32 miliar di tahun ini. Pasalnya, hingga semester pertama 2025 berakhir, capaian pendapatan baru di kisaran Rp13,8 miliar.
BACA JUGA: PAD Wisata Gunungkidul Baru Tercapai Rp12 Miliar
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta mengatakan, PAD dari sektor kepariwisataan belum optimal. Hal ini terlihat dari capaian pendapatan yang masuk per 2 Juli 2025.
Menurut dia, tahun ini mendapatkan target memasok pendapatan dari retribusi wisata sebesar Rp32 miliar, tapi realisasinya baru mencapai Rp13.872.736.455.
“Capainnya belum ada separuh dari target PAD Wisata yang dipatok di tahun ini,” kata Supri kepada wartawan, Kamis (3/7/2025).
Hal yang sama juga terlihat dari target kunjungan wisata. Di tahun ini, dinas pariwisata ditarget mendatangkan sebanyak 3,5 juta pengunjung, tapi realisasi hingga akhir Juni mencapai 1,3 juta pengunjung.
“Kami masih terus berupaya mengoptimalkan sektor pendapatan dari retribusi tiket masuk maupun kedatangan pengujung pariwisata ke Gunungkidul,” ungkapnya.
Menurut dia, tingkat kunjungan belum optimal pendapatan yang belum optimal, karena destinasi wisata di Bumi Handayani didominasi wisata alam. Oleh karenanya, kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan.
“Kalau cuaca buruk, maka antusiasme kunjungan berkurang,” katanya.
Di sisi lain, adanya larangan study tour yang diterapkan di beberapa daerah ikut berdampak terhadap kunjungan wisata ke Gunungkidul. “Padahal studi tour menjadi salah satu untuk mendongkrak tingkat kunjungan dan dampaknya sudah terasa. Tapi, kami tetap yakin dan terus berusaha mencapai target pendapatan maupun kunjungan wisata ke Bumi Handayani,” katanya.
Supri berpendapat sudah ada sejumlah agenda yang dipersipakan untuk mengoptimalkan pendapatan maupun kunjungan wisata. Sebagai contoh, belum lama ini digelar kegiatan Festival Bonsai Nasional.
Selain itu, pada pertengahan Juli mendatang juga digelar Geopark Night Specta yang digelar di kawasan Embung Gunung Api Purba Nglanggeran. Selanjutnya, pada Sempteber mendatang juga diselenggarakan even Gunungkidul Tourims Fest di Desa Wisata Sembrani di Kalurahan Watusigar, Ngawen.
“Mudah-mudahan ini bisa mendongkrak kunjungan wisata ke Gunungkidul,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana menambahkan, libur panjang yang bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama ikut mempengaruhi kunjungan wisata. Pasalnya, momen ini dinilai terlalu sering dan berdekatan membuat antusiasme pengunjung berkurang.
Di sisi lain, juga ada larangan kegiatan studi tour dari sekolah yang membuat kunjungan rombongan pelajar menurun drastis. “Efisiensi anggaran di banyak instansi dan sekolah membuat perjalanan wisata bukan lagi menjadi prioritas sehingga memberikan pengaruh,” katanya.
Meski demikian, ia berharap sektor kepariwisataan di Gunungkidul bisa terus tumbuh. Oleh karenanya, upaya promosi akan terus digencarkan sehingga kunjungan wisata dapat terus ditingkatkan.
“Promosi menjadi salah satu kunci untuk mengenalkan keindahan destinasi wisata di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv