SMA dan SMK di Perbatasan Gunungkidul Kekurangan Siswa
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Ilustrasi siswa baru - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul memastikan belum ada pengaduan terkait dengan pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026. Total pendaftar calon murid baru di jenjang SMP ada sebanyak 9.213 anak.
BACA JUGA: SPMB di Gunungkidul Berjalan Lancar
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subariyanta mengatakan, sudah membuka posko pengaduan tentang pelaksanaan SPMB di Bumi Handanyai. Meski demikian, hingga pendaftaran ditutup tidak ada keluhan atapun complain berkaitan dengan penerimaan murid baru ini.
“Nihil laporan di posko pengaduan di Unit Layanan Terpadu Dinas Pendidikan Gunungkidul,” katanya, Kamis (3/7/2025).
Menurut dia, proses pendaftaran siswa baru tingkat SMP sudah selesai. Rencananya, pengumuman penerimaan dilangsungkan Jumat (4/7/2025).
“Sebenarnya bisa dipantau secara online hasil dari SPMB,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah pendaftar calon siswa baru di tingkat SMP, Agus mengakui ada sebanyak 9.213 pendaftar. Jumlah ini melebihi kuota bangku SMP yang tersedia sebanyak 9.184 anak.
Ia juga tidak menampik, jumlah pendaftar lebih banyak dari kuota yang tersedia. Hal ini terjadi karena setiap anak bisa mendaftar di dua sekolah.
“Jadi jumlah pasti siswa baru yang diterima akan terlihat pada saat pengumuman. Kalau sekarang belum diketahui karena ada satu anak yang mendaftar di dua sekolah,” katanya.
Selain itu, jumlah yang mendaftar juga lebih banyak dari lulusan SD yang jumlahnya hanya 7.903 anak. Hal ini terjadi karena banyak siswa dari luar daerah yang mendaftar di sekolah Gunungkidul, khususnya di wilayah perbatasan.
“Memang nanti ada sekolah yang kekurangan murid. Tapi, kepastiannya setelah pengumuman,” katanya.
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati mengatakan, pendaftaran SPMB di sekolahnya sudah selesai. Tahapan terbagi menjadi beberapa jalur, yakni prestasi, afirmasi, domisili hingga perpindahan orang tua.
“Sudah selesai semua dan tinggal pengumuman. Untuk kuota siswa baru, kami mendapatkan alokasi 224 anak,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Mobil susah hidup belum tentu karena aki. Kenali lima tanda dinamo starter rusak agar terhindar dari mogok dan biaya perbaikan mahal.
Brasil menghadapi Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Erling Haaland dan rekor buruk pertemuan menjadi ancaman bagi Selecao.
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
Marc Marquez resmi memperpanjang kontrak dengan Ducati hingga 2027. Kesepakatan ini membuka peluangnya mengejar rekor gelar dunia MotoGP.
Kylian Mbappe mencatat 11 gol di fase gugur Piala Dunia dan resmi menjadi pencetak gol knockout terbanyak sepanjang sejarah, melampaui Ronaldo dan Messi.