Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menggelar aksi bersih-bersih sungai secara serentak pada 45 titik, Minggu (6/7/2025).Aksi tersebut digelar lantaran masih ditemukan sampah-sampah yang ada di tiga sungai yang melintas di Kota Jogja./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menggelar aksi bersih-bersih sungai secara serentak pada 45 titik. Aksi tersebut digelar lantaran masih ditemukan sampah-sampah yang ada di tiga sungai yang melintas di Kota Jogja.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyampaikan kegiatan tersebut digelar sebagai edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai. Dalam aksi tersebut, Pemkot Jogja menggandeng Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Jogja, dan berbagai komunitas, antara lain Kampung Tangguh Bencana (KTB), dan bank sampah.
“Tujuan kita memberikan kritik [agar] jangan membuang sampah di sungai,” katanya, Minggu (6/7/2025).
Dia menyayangkan masih banyak sampah yang ditemukan di sungai. Sampah yang ditemukan di sungai Kota Jogja beragam yang terdiri sampah organik dan anorganik, antara lain pembalut, pokok sekali pakai, dan sisa makanan.
Untuk mengatasi permasalahan sampah sungai, Pemkot Jogja juga akan memasang trash barrier yang ditempatkan di 9 titik pada tiga sungai yang melintas di Kota Jogja. Saat ini telah terpasang empat unit trash barrier. Sementara sisanya akan dipasang hingga akhir tahun.
Dia memperkirakan satu trash barrier akan mampu menjaring sekitar 30 keranjang sampah setiap hari. Pemkot Jogja juga akan menyiapkan tim untuk mengangkut sampah yang berhasil terjaring di trash barrier tersebut.
Selain itu, Pemkot Jogja juga menyiapkan penggerobak hingga 1.200 orang untuk menangani sampah masyarakat. Ribuan penggerobak tersebut akan mengangkut sampah warga untuk dibuang ke depo. Mereka pun akan digandeng untuk memastikan sampah masyarakat dapat terkelola dengan optimal.
Pemkot Jogja juga akan mengoperasikan delapan unit incinerator untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Agus Tri Haryono menyampaikan kegiatan tersebut membersihkan sampah tersebut digelar pada pada tiga sungai yang melintas di Kota Jogja. Kegiatan tersebut menurutnya sebagai upaya untuk mengurangi sampah yang menjadi penyebab pencemaran di Kota Jogja.
“Ini sebagai aksi lanjutan untuk mengurangi sampah sungai dan sarana edukasi [penanganan sampah],” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan mengungguli Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.