Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gerbang Tol Prambanan setelah dibuka pada Rabu (2/7/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Exit tol Prambanan telah dibuka, Pemda DIY pun menangkap peluang ekonomi dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tol Jogja-Solo ini dengan pengembangan konsep Borobudur-Yogyakarta-Prambanan (BYP) dan objek wisata (obwis) di antara Prambanan-Gunungkidul.
Konsep pengembangan BYP mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 88/2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Borobudur-Yogyakarta-Prambanan 2024-2044. Sasaran pengembangan pariwisata BYP yaitu meningkatnya pertumbuhan dan kualitas aktivitas pariwisata di BYP dalam periode 21 tahun yang ditopang daya dukung lingkungan yang memadai.
Peningkatan kualitas utamanya ditujukan untuk peningkatan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan yang membentuk devisa dari wisatawan mancanegara dan pendapatan dari wisatawan nusantara. Pertumbuhan aktivitas Pariwisata ini didukung oleh penyediaan tenaga kerja dan ketersediaan lahan.
Tema pembangunan untuk kawasan Prambanan yaitu ‘Penguatan Keterkaitan Historis Antara Kawasan Cagar Budaya Nasional Candi Prambanan dan Gunung Merapi’ sebagai bagian dari pelindungan bentang pandang antara ketiga situs tersebut.
Di sekitar Prambanan, terdapat sejumlah destinasi yang didominasi oleh candi di sekitar Prambanan yang menjadi sasaran dalam Prepres BYP ini, seperti Candi Plaosan, Candi Kalasan, Candi Ratu Boko, Candi Banyunibo dan sebagainya. Selain candi ada pula Tebing Breksi, Agrowisata Bukit Bugisan dan Susur Sungai Opak.
“Kawasan prambanan dan sekitarrnya telah direncanakan dalam perpres BYP,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY, Ni Made Dwi Panti, saat dihubungi, Jumat (25/7/2025).
BYP merupakan desain pengembangan pariwisata di kawasan Prambanan secara umum, yang bisa menjadi salah satu optimalisasi ekonomi masyarakat setelah adanya exit tol di Prambanan. Di samping itu, ekonomi berbasis pariwisata diarahkan ke Pramabanan ke selatan hingga Gunungkidul.
“Untuk pariwisata diarahkan ke perbukitan Bokoharjo sekitar Prambanan sembari nanti membangkitkan rute Prambanan-Gading. Arahnya di sekitar Prambanan dengan desa wisata dan koridor Prambanan-Gunungkidul. Kalau dalam Ripparda [Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah] disebut Shiva Plateau,” paparnya.
Sedangkan untuk investasi yang masuk ke kawasan ini menurutnya belum ada yang signifikan. “Kalau investasi yang besar-besar belum kita lihat. Orang juga masih melihat sejauh apa potensinya. Cuma sekarang kan sudah banyak juga yang menuju Gunungkidul seperti di Obelix dan sebagainya,” ungkapnya.
Sedangkan untuk rest area luar tol menurutnya direncanakan oleh Pemkab Sleman. Namun ia juga belum mengetahui sejauh mana perkembangannya. “Sudah disiapkan akses-akses dan rest area oleh Sleman. Sudah dialokasikan lahan untuk mengakomodir itu,” katanya.
Dengan berbagai pengembangan ini diharapkan pengguna jalan tol yang keluar di Prambanan tidak hanya langsung menuju Jogja, tapi juga ke beberapa obwis di sekitarnya. “Baik itu ke Sleman maupun ke arah Gunungkidul, sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.
China menangkap 52 warga Singapura di Guangxi terkait dugaan skema piramida. Investigasi masih berlangsung dan Singapura meminta informasi.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp84.000 per kg. Simak daftar harga pangan nasional menurut PIHPS 5 September 2026.