15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Foto ilustrasi: Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM). /Antarafoto
Harianjogja.com, BANTUL—Layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) kini makin banyak bentuknya. Selain bisa lewat online maupun offline ke Satpas SIM, masyarakat yang ingin memperpanjang juga dapat memanfaatkan layanan SIM Keliling.
SIM Keliling hanya dapat memberikan layanan perpanjangan saja. Berikut ini adalah jadwal pelayanan SIM selama Juli 2025 di Bantul:
BACA JUGA: Pemkab Bantul Siapkan Penataan Kawasan Sekitar Jalur Tol Jogja-YIA
Satpas Polres Bantul
Senin-Kamis, pukul 08.00-11.00 WIB
Jumat-Sabtu, pukul 08.00-10.00 WIB
Bus Keliling
Kamis 10 dan 24 Juli 2025, pukul 08.00-10.00 WIB di Kalurahan Gilangharjo, Pandak
Kamis 17 Juli 2025 pukul 08.00-10.00 WIB di Kalurahan Wukirsari, Imogiri
Sabtu 19 Juli 2025 pukul 17.00-18.30 WIB di Polres Bantul
Mal Pelayanan Publik (MPP)
Selasa tanggal 8, 15, 22 dan 29 Juli 2025, pukul 08.00-10.00 WIB.
Demikian jadwal SIM keliling di Bantul. Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah ketika terjadi kendala di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.
Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercaya menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka.
SBY menilai target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 ambisius tetapi masih bisa dicapai dengan kebijakan yang konsisten.
Upacara HUT RI ke-81 di Kulonprogo digelar tanpa tenda dan kursi VIP. Kursi khusus disediakan bagi veteran dan sesepuh daerah.
Megawati Soekarnoputri mengungkap pernah dipanggil polisi tiga kali dan diperiksa jaksa saat era Orde Baru.