Bantul Kucurkan Rp2,17 Miliar untuk Perbaikan 89 Rumah Tak Layak Huni
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Atlet disabilitas se-DIY bergambar bersama setelah mengikuti program Mendobrak Batas yang digelar oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY di Balai Lanthip, UTDI Jogja, Jumat (1/8/2025). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Sebanyak 278 atlet disabilitas dari seluruh kabupaten/kota di DIY mengikuti program “Mendobrak Batas” yang digelar oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY.
Kegiatan ini menjadi langkah untuk membangun sistem pembinaan olahraga disabilitas yang berkelanjutan, terstruktur, dan inklusif.
Ketua Umum NPCI DIY, Imam Kunantoro menyebut program ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, tapi juga upaya serius pihaknya dalam memperkuat fondasi olahraga disabilitas di daerah.
“Program ini menghasilkan pencapaian luar biasa, dari target 150 peserta, justru menjaring 278 atlet,” ujar Imam saat kegiatan talent scouting di Balai Lanthip, UTDI Jogja, Jumat (1/8/2025).
Imam menjelaskan, program telah dimulai sejak pertengahan Juli, diawali dengan sosialisasi di lima kabupaten/kota pada 16–17 Juli 2025 dan pendaftaran peserta pada 16–20 Juli. Dari total peserta, sebanyak 202 mengikuti seleksi tahap pertama dengan rincian Bantul: 33 peserta (17 fisik, 6 netra, 10 grahita); Gunungkidul: 30 peserta (16 fisik, 4 netra, 10 grahita); Kulon Progo: 36 peserta (18 fisik, 8 netra, 10 grahita); Sleman: 38 peserta (20 fisik, 8 netra, 10 grahita) dan Kota Jogja: 65 peserta (20 fisik, 35 netra, 10 grahita)
Untuk mendukung akurasi seleksi, NPCI DIY menggandeng NPC Indonesia dan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY dalam pelatihan teknik talent scouting pada 19 Juli.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman, menyebut program ini sebagai awal penting untuk kemajuan olahraga disabilitas di DIY. “Setiap individu memiliki potensi unik. Program ini menjadi jembatan untuk membantu atlet disabilitas menemukan, mengasah, dan memancarkan bakatnya. Kami ingin mereka mencapai versi terbaik dari dirinya,” ucap Suhirman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.