Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Ilustrasi waste to energy, atau sampah jadi energi. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Donokerto di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman direncanakan beroperasi pekan pertama Agustus 2025. Namun, operasionalnya baru bisa menggunakan dua modul lantaran ada keterbatasan pekerja.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau DLH Sleman Junaidi mengatakan sarana prasarana pengolahan sampah telah terpasang semua. TPST ini menggunakan tiga modul pengolahan sampah.
TPST berkapasitas pengolahan 60 ton per hari itu akan membantu mengurangi timbulan sampah di Bumi Sembada yang dapat menyentuh 601,6 ton per hari atau 18.048 ton per bulan.
BACA JUGA: PSS Sleman Lakukan Evaluasi Seusai Uji Coba Lawan PSBS Biak
“Tapi memang baru dua modul yang akan kami operasikan. Soalnya pekerja untuk mengoperasikan juga masih kurang. Pekan ini bisa beroperasi kalau tidak ada kendala, atau bisa juga pekan depan,” kata Junaidi dihubungi, Senin (4/8/2025).
Hasil pengolahan sampah itu nantinya berwujud refuse-derived fuel (RDF). RDF ini kemudian akan dijual ke Cilacap sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Pemkab Sleman juga akan memperpanjang perjanjian kerja sama dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI).
Kabupaten Sleman mendapat kuota untuk memasok 100 ton RDF per hari untuk PT SBI meski belum dapat memenuhi permintaan tersebut.
Ihwal bau dari pengelolaan sampah di TPST Donokerto, DLH berupaya menekan semaksimal mungkin bau yang ditimbulkan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Meski begitu, Junaidi menegaskan setiap pengelolaan sampah pasti akan menimbulkan baru.
BACA JUGA: PBNU Kritik PPATK Terkait Pemblokiran Rekening: Ini Serampangan!
“Tetap menimbulkan bau. Kalau ditanya berapa radius bau akan menyebar, kami belum bisa mengukur. Kalau sudah beroperasi baru bisa kami hitung,” katanya.
Kepala UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman, Singgih Budiyana, menambahkan timbulan atau volume sampah selama semester I 2025 mencapai 6.914 ton. Catatan ini berasal dari sampah masuk di tiga TPST di Sleman, yaitu TPST Sendangsari Minggir, TPST Tamanmartani Kalasan, dan TPST Sinduadi Mlati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)
Malta menjadi negara pertama yang bekerja sama dengan OpenAI untuk membagikan ChatGPT Plus gratis kepada seluruh warganya selama setahun.