Skrining Kesehatan Sekolah di Bantul Ungkap Masalah Gigi dan Mental
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, ditetapkan sebagai salah satu lokus stunting untuk tahun 2026. Pemerintah setempat pun meluncurkan dua program unggulan dalam upaya percepatan penurunan stunting yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Lurah Kemadang, Kapanewan Tanjungsari Sutono menyampaikan, saat ini terdapat 6,79 persen anak balita di wilayahnya yang berisiko stunting atau sekitar 62 anak. “Kami berharap program ini berkelanjutan, dengan dukungan bantuan sosial baik nutrisi maupun non-nutrisi dari para donatur,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).
BACA JUGA: Pemkot Gandeng Korporasi Beri Makanan Pendamping
GENTING dan GATI merupakan bagian dari lima program Quick Win yang digagas pemerintah untuk mendukung Perpres No. 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Ketiga program lainnya adalah Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Al-SuperApps SIDAYA (Tentang Keluarga dan Lansia Berdaya), serta Gerakan Sosialisasi dan Edukasi Terpadu.
Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto menyatakan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menangani stunting. “Stunting adalah persoalan multidimensi yang tak bisa diselesaikan hanya dengan satu program atau pendekatan tunggal,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kehadiran program GENTING yang menekankan semangat gotong royong melalui peran orang tua asuh dari berbagai kalangan untuk membantu anak-anak dari keluarga rentan gizi agar dapat tumbuh sehat.
Selain itu, Joko juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam pola pengasuhan anak. Menurutnya, peran ayah kerap diabaikan padahal berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak dan ketahanan keluarga.
“Selama ini pengasuhan sering dianggap hanya tanggung jawab ibu. Padahal, keterlibatan ayah secara fisik, emosional, dan spiritual sangat penting,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.