Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Foto ilustrasi warga miskin di Indonesia dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Diponegoro (UNDIP), UPN Veteran Yogyakarta, dan Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI). Langkah ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi pendidikan, teknologi, dan ekonomi.
BACA JUGA: 15,18 Persen Warga Gunungkidul Masuk Kriteria Miskin
Penandatanganan MoU berlangsung dalam sebuah forum yang dihadiri 25 perguruan tinggi dari DIY dan sekitarnya, serta para kepala OPD dan perwakilan instansi di Gunungkidul.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan kerja sama ini sejalan dengan visi Pemkab Gunungkidul 2025–2029, yaitu "Membangun Masyarakat yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban." Visi tersebut diterjemahkan dalam tujuh program prioritas, di antaranya Bocah Pintar, Warga Sehat, Tani Makmur dan UMKM Berdaya, serta Gunungkidul Berdikari.
“Tiga MoU yang ditandatangani berlaku selama lima tahun. UNDIP akan mendukung percepatan program prioritas, UPN Veteran fokus pada pengembangan kampus lapangan dan agroindustri, sedangkan UTDI bergerak di bidang teknologi informasi,” jelas Dewi, Rabu (6/8/2025).
Ia berharap langkah ini segera diikuti dengan kerja sama teknis antara fakultas dan perangkat daerah, termasuk program magang mahasiswa di Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebut kerja sama dengan perguruan tinggi itu sebagai langkah strategis dalam menciptakan program-program konkret yang menyentuh masyarakat.
“Kesepakatan ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk menciptakan sinergi yang kuat. Harapannya, kerja sama ini menghasilkan pendidikan, pelatihan, riset, hingga pengembangan ekonomi lokal yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya semangat persatuan dalam menghadapi tantangan pembangunan. “Mari jadikan momen ini sebagai awal dari kerja sama berkelanjutan demi menggali potensi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.