Skrining Kesehatan Sekolah di Bantul Ungkap Masalah Gigi dan Mental
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Foto ilustrasi warga miskin di Indonesia dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Diponegoro (UNDIP), UPN Veteran Yogyakarta, dan Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI). Langkah ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi pendidikan, teknologi, dan ekonomi.
BACA JUGA: 15,18 Persen Warga Gunungkidul Masuk Kriteria Miskin
Penandatanganan MoU berlangsung dalam sebuah forum yang dihadiri 25 perguruan tinggi dari DIY dan sekitarnya, serta para kepala OPD dan perwakilan instansi di Gunungkidul.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan kerja sama ini sejalan dengan visi Pemkab Gunungkidul 2025–2029, yaitu "Membangun Masyarakat yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban." Visi tersebut diterjemahkan dalam tujuh program prioritas, di antaranya Bocah Pintar, Warga Sehat, Tani Makmur dan UMKM Berdaya, serta Gunungkidul Berdikari.
“Tiga MoU yang ditandatangani berlaku selama lima tahun. UNDIP akan mendukung percepatan program prioritas, UPN Veteran fokus pada pengembangan kampus lapangan dan agroindustri, sedangkan UTDI bergerak di bidang teknologi informasi,” jelas Dewi, Rabu (6/8/2025).
Ia berharap langkah ini segera diikuti dengan kerja sama teknis antara fakultas dan perangkat daerah, termasuk program magang mahasiswa di Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebut kerja sama dengan perguruan tinggi itu sebagai langkah strategis dalam menciptakan program-program konkret yang menyentuh masyarakat.
“Kesepakatan ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk menciptakan sinergi yang kuat. Harapannya, kerja sama ini menghasilkan pendidikan, pelatihan, riset, hingga pengembangan ekonomi lokal yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya semangat persatuan dalam menghadapi tantangan pembangunan. “Mari jadikan momen ini sebagai awal dari kerja sama berkelanjutan demi menggali potensi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.