Hujan Diprediksi Mundur ke Desember, Pertanian Sleman Diminta Waspada
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Ilustrasi saluran irigasi. /Solopos/Burhan Aris Nugraha
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menyampaikan pemutusan saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Mlati - Krajan dilakukan Senin (11/8/2025). Hal ini dilakukan setelah DPUPKP mencapai kesepakatan dengan warga pengguna air.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Sleman, Arif Haryanto, mengatakan mengatakan warga sepakat untuk meminta pengunduran jadwal pemutusan saluran irigasi itu.
"Ini kesepakatan petani dan pengelola kolam ikan juga," kata Arif dihubungi, Rabu (6/8/2025).
BACA JUGA: Awal Agustus Pemutusan Irigasi Mlati-Krajan Dilakukan
Sosialisasi dan kesepakatan pemutusan saluran irigasi itu penting lantaran berdampak besar, utamanya untuk pembudidaya ikan.
Kata Arif, ada sekitar tujuh kelompok pembudidaya ikan yang memiliki kolam di sepanjang 200 meter aliran air di DI Mlati – Krajan.
Adapun pemutusan ini menjadi bagian dari proses rehabilitasi DI tersebut. Rehab tersebut merupakan usulan pagu usulan partisipasi masyarakat (PUPM) dari Kalurahan Sendangadi dan Kapanewon Mlati. Usulan itu berangkat dari kondisi hilir jaringan irigasi yang tidak mendapat aliran air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Paramount dan Warner Bros akan menjadi Skydance pada 6 Oktober. Simak aset, pimpinan, dan waralaba yang bergabung.
Lamine Yamal mengungkap kekhawatiran usia 19 tahun bisa memengaruhi peluangnya dalam perebutan Ballon d’Or 2026.
Honda City Hatchback 2026 mendapat facelift dengan wajah baru, layar 10 inci, fitur keselamatan tambahan, dan mesin yang tetap 1.5 liter
Hasil FP2 MotoGP Jepang 2026, Marco Bezzecchi tercepat dengan 1:43,321. Jorge Martin kedua, Marc Marquez finis posisi keempat.
Mutasi Polri era Kapolri Suyudi mengganti 19 Kapolda dan 2 Wakapolda. Kapolda DIY kini dijabat Irjen Langgeng Purnomo.