Jelang Iduladha, Pesanan Pisau Kurban di Kulonprogo Meledak
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
Bendera merah putih yang dipasang di Jembatan Sesek Padukuhan Temben sebagai peringatan hari kemerdekaan dan menghargai leluhur kyai tembi yang merupakan pejuang saat masa perang jawa/ Harian Jogja-Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO-Semarak bulan kemerdekaan Agustus 2025 mulai terasa di sejumlah titik Kulonprogo. Warga berbondong-bondong memasang bendera merah putih dengan penuh suka cita sebagai perayaan. Uniknya, tidak hanya di jalan-jalan saja melainkan sampai ke jembatan pun warga Kulonprogo memasangi bendera merah putih.
Seperti misalnya di Jembatan Sesek Temben, Ngentakrejo, Lendah yang sudah terpasang bendera merah putih. Jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan karena dipasangi di kedua sisinya. Jembatan Sesek menghubungkan antara Kulonprogo di sisi barat dan Bantul di sisi timurnya.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Punya PR Berupa 2.000 Unit RTLH
"Bendera sudah kami pasang sejak 1 Agustus untuk menghargai jasa para pahlawan yang mendahului," ujar warga Padukuhan Temben, Sumarno saat ditemui, Kamis (7/8/2025).
Selain di Jembatan Sesek para warga Temben juga sudah memasang bendera merah putih di rumahnya masing-masing. Bendera tersebut dibeli warga secara swadaya untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tiap tahunnya di bulan Agustus. Tidak hanya itu, Jembatan Sesek sendiri juga dibangun secara swadaya oleh warga Temben juga.
"Karena memang jembatan ini musiman hanya ada ketika musim kemarau," imbuhnya.
Sumarno mengungkapkan, ketika musim penghujan jembatan yang melintasi Kali Progo itu hanyut karena debit airnya yang tinggi. Bahan yang digunakan untuk membangun jembatan ini pun semi permanen karena mayoritas menggunakan papan, kayu, dan bambu untuk memperkuat menggunakan pipa besi.
Panjang jembatan sekitar 125 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter. Warga swadaya menggunakan dana patungan yang diperkirakan mencapai Rp25 juta. "Ini sangat membantu warga untuk mempersingkat waktu perjalanan karena menjadi jembatan alternatif," tuturnya.
Sumarno mengaku, memang bendera merah putih selalu dipasang di Jembatan Sesek ketika memasuki Agustus. Menurutnya, sejarah Padukuhan Temben tidak bisa dipisahkan dengan perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah. Lantaran dahulu ada abdi dalem Pangeran Diponegoro yang bernama Kyai Tembi dari Karanganyar yang meninggal dunia di Temben.
"Jumlah benderanya sekitar seratusan ini menjadi sebagai penghargaan kami kepada leluhur Kyai Tembi yang lari ke Temben karena diserang penjajah di Goa Selarong," ungkapnya.
Sementara itu, jejeran bendera merah putih juga terpasang di jalan masuk menuju Padukuhan Dobangsan, Giripeni, Wates. Lokasi jalan yang sisi kiri dan kanannya lahan pertanian membuat lebih indah dipandang sehingga menarik minat dari luar Dobangsan.
Dukuh Dobangsan, Teguh Supriyono mengatakan, ada sekitar seribu bendera merah putih yang dipasang di jalan masuk pemukiman Padukuhan Dobangsan yang menjadi agenda rutin tahunan. Pemasangan dilakukan secara swadaya baik tenaga dan biaya. "Biayanya untuk bendera saja bisa lebih dari Rp5 juta sedangkan bambu disediakan warga," ungkapnya.
Dia mengklaim, kala sore hari ada saja pengunjung yang datang untuk berswafoto di jalan tersebut. Menurutnya, cukup bangga karena kreativitas warganya menarik orang dari luar dusun datang meskipun tidak dikenai tarif tidak masalah tetapi ada apresiasi. Teguh mengatakan, tentunya pemasangan bendera ini untuk memeriahkan bulan kemerdekaan agar para warganya dapat meresapi perjuangan pahlawan terdahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.