Anggaran Terbatas, Pemkot Jogja Prioritaskan Perawatan Cagar Budaya
Pemkot Jogja merawat bangunan cagar budaya berdasarkan prioritas karena anggaran terbatas. Ada 239 bangunan yang telah ditetapkan.
Foto ilustrasi anak-anak Indonesia dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT.
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali mendapatkan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kategori utama. Predikat tersebut diraih Pemkot Jogja dalam beberapa tahun berturut-turut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jogja, Yunianto Dwisutono menyampaikan predikat KLA kategori utama merupakan peringkat tertinggi kedua dalam klasifikasi KLA yang didapatkan Kota Jogja dan Bantul di wilayah DIY.
“Penghargaan ini merupakan yang keempat kalinya diterima Kota Jogja dalam kategori utama secara berturut-turut,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).
Dia menilai diraihnya predikat tersebut menunjukkan komitmen Pemkot Jogja untuk berpihak terhadap berbagai hak anak yang ada.
BACA JUGA: Jadwal KA Prameks Jogja-Purworejo dan Purworejo Jogja, Minggu 10 Agustus 2025
“Penghargaan ini merupakan refleksi dari sinergi dan konsistensi program-program yang berpihak pada anak mulai dari penyediaan fasilitas ramah anak, layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan khusus, hingga partisipasi anak dalam pengambilan kebijakan,” katanya.
Dia menuturkan Pemkot Jogja juga memiliki berbagai program unggulan yang mendukung diraihnya predikat tersebut, antara lain Forum Anak Kota Jogja yang menyuarakan aspirasi anak, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai layanan konsultasi pengasuhan dan kesejahteraan keluarga, program Sekolah Ramah Anak (SRA) dan pengembangan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).
“Pemkot Jogja juga memiliki inovasi untuk memberikan perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan berbasis komunitas dan digital,” katanya.
Dia menuturkan predikat tersebut diraih dengan kerjasama yang dijalin dengan dunia usaha dan komunitas yang ada di Kota Jogja. Dia menuturkan kerjasama tersebut dilakukan untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Penghargaan ini menempatkan Kota Jogja sebagai salah satu kota yang paling progresif di Indonesia dalam mewujudkan ekosistem ramah anak, sekaligus menegaskan peran penting kota ini dalam menginspirasi daerah lain untuk memperkuat perlindungan anak secara sistematis,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja merawat bangunan cagar budaya berdasarkan prioritas karena anggaran terbatas. Ada 239 bangunan yang telah ditetapkan.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.