Dana Desa Termin Kedua di Gunungkidul Dicairkan Minggu Ini
DPMKP2KB memastikan seluruh kalurahan di Gunungkidul telah mengurus pencairan dana desa termin kedua 2026. Diperkirakan anggaran ini sudah ditransfer pada Kamis
Ubur-Ubur - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pengunjung pantai di Gunungkidul terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena tersengat ubur-ubur. Hingga Minggu (10/8/2025) siang ada belasan pengunjung yang menjadi korban serangan hewan dikenal dengan sebutan inpes oleh warga lokal.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mencatat sudah ada 19 pengunjung yang tersengat ubur-ubur. Adapun rinciannya, 12 pengunjung tersengat saat bermain di Pantai Kukup, satu pengunjung di Pantai Krakal dan enam pengunjung lain saat bermain di Pantai Sepanjang.
Pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk mewaspadai serangan ini dengan menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan. Meski demikian, ada seorang korban yang harus dilarikan ke rumah sakit karena pingsan akibat sengatan tersebut.
BACA JUGA: Pendakian Rinjani Dibuka Kembali 11 Agustus 2025
“Biasanya panas di area yang tersengat. Tapi, kalau kondisinya tidak fit, maka bisa pingsan. Berhubung ada yang pingsan, maka langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan lanjutan,” kata Suris, Minggu.
Binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa, biasanya muncul pada saat suhu di laut dingin sehingga menepi ke darat. Pada saat berada di pantai, binatang ini mudah sekali disentuh. Terlebih lagi, bentuknya yang menarik karena seperti balon dengan warna kebiru-biruan.
Meski demikian, ada potensi bahaya bagi setiap orang yang menyentuhnya karena bisa tersengat. “Memang menarik bentuk maupun warnanya, tapi mengandung bahaya,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono menambahkan, kemunculan ubur-ubur sudah terpantau sejak Juni lalu. Diperkirakan, kawanan hewan ini berkeliaran di kawasan pantai hingga September mendatang.
BACA JUGA: Ditolak Warga, Calon Transmigran Kulonprogo Batal Berangkat
“Memang terlihat cantik karena bentuk dan warnanya menarik, tapi hewan ini patut diwaspadai karena bisa menyengat kepada siapa saja yang menyentuhnya,” katanya.
Marjono meminta kepada para pengunjung untuk berhati-hati lagi agar tidak menjadi korban sengatan. “Kami sudah siapkan obat-obatan untuk pertolongan pertama kepada korban. Paling banyak yang menjadi korban merupakan anak-anak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKP2KB memastikan seluruh kalurahan di Gunungkidul telah mengurus pencairan dana desa termin kedua 2026. Diperkirakan anggaran ini sudah ditransfer pada Kamis
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, melayani perpanjangan SIM A dan SIM C di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30 WIB.
Satpol PP Bantul menindak tiga pelanggar perda reklame melalui sidang tipiring sebagai upaya memperkuat ketertiban ruang publik dan kepastian hukum.
DPAD DIY mempercepat digitalisasi arsip sejarah, mulai dokumen, kaset, VHS hingga piringan hitam agar tetap lestari dan mudah diakses.
Pemkab Gunungkidul memanfaatkan nobar Piala Dunia untuk menggerakkan UMKM, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.