Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Logo Pekan Paralimpik Daerah DIY 2025. - ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) akan digelar di Kabupaten Gunungkidul mulai 23-30 Agustus 2025. Total ada sebelas cabang olahraga yang melibatkan atlet difabel se-DIY ini.
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Gunungkidul, Untung Subagyo mengatakan, kabupaten Gunungkidul mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah Peparda DIY 2025. Berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari tempar arena pertandingan hingga kesiapan kontingan asal Bumi Handayani untuk bertanding di ajang tersebut.
Dia menjelaskan, untuk ajang olahraganya ada sebelas cabang olahraga yang dipertandingkan. Cabang ini terdiri dari atletik, angkat berat, boccia, bulutangkis, catur.
Selain itu, juga ada cabang olahraga seperti tenis meja, panahan, goalball, renang, anggar dan taekwondo. “Untuk kontingen Gunungkidul sudah mempersiapkan 60 atlet guna bertanding di ajang peparda,” kata Untung, Selasa (12/8/2025).
BACA JUGA: Hasil Putaran Kedua 76 Indonesian Downhill 2025 di Klangon, Rendy Sanjaya Comeback
Meski Kabupaten Gunungkidul ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan, ia tidak menampik ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di luar daerah. Sebagai contoh, untuk atletik rencananya digelar di Stadion Mandala Krida.
“Untuk sepuluh cabang olahraga lainnya akan berlangsung di Gunungkidul dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah dipersiapkan,” katanya.
Disinggung mengenai target bagi kontingen Gunungkidul, Untung mengakui mendapatkan target untuk memeroleh 15 medali emas di ajang ini. Jumlah ini, lebih banyak ketimbang capaian medali emas yang diraih di ajang peparda sebelumnya.
“Di ajang sebelumnya, kita dapat 13 medali emas. Harapannya 15 medali emas di Peparda Gunungkidul bisa tercapai sehingga kontingen kita dapat keluar dari posisi juru kunci di DIY,” ungkapnya.
Disinggung mengenai cabang olahraga yang berpeluang mendapat medali emas, Untung mengakui ada beberapa cabang seperti catur, atletik, angkat berat, renang, taekwondo higga panahan. “Semoga bisa terpenuhi semua dan target yang dibebankan ke kontingen Gunungkidul bisa tercapai,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Peparda dan Porda Gunungkidul, Choirul Agus Mantara mengatakan, tidak ada masalah untuk persiapan penyelenggaraan Peparda 2025. Ia memastikan seluruh venue pertandingan sudah dipersiapkan dan bisa dipergunakan untuk bertanding sesuai dengan cabang olahraga yang ada.
“Sudah siap dan dari sisi venue pertandingan sudah siap semuanya. Kami optimistis dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Mantara.
Pihaknya saat ini sedang merancang untuk persiapan pembukaan peparda yang digelar di 23 Agustus 2025. Rencananya, even berlangsung hingga 30 Agustus mendatang.
“Sebelum pembukaan, rencananya ada gala dinner Peparda di 22 Agustus dan sehari berikutnya pelaksanaan pembukaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.