371 Pelajar Keracunan MBG, Kulonprogo Desak SPPG Bertanggung Jawab
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Capaian aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) di Kabupaten Kulonprogo baru mencapai 5 persen. Angka tersebut tentu masih sangat jauh dari target nasional yang mencapai minimal 30 persen dari kepemilikan KTP.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo mengupayakan semaksimal mungkin dengan jemput bola agar jumlah aktivasi IKD terus meningkat. Jemput bola yang dilakukan dengan cara mengundang warga melalui kalurahan yang dibantu dukuh, RT dan RW. Diharapkan setiap warga yang diundang dapat datang ke tiap-tiap kalurahan.
"Lantas kami layani untuk aktivasi IKD sehingga jemput bola tidak melalui telpon atau video call dan chat," ujar Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Aspiyah kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
BACA JUGA: Cegah Kejahatan Jalanan, DIY Susun Raperda Ramah Anak
Ia memastikan ketika aktivasi IKD melalui pesan singkat atau telpon dan sejenisnya itu modus operandi penipuan. Menurutnya, jangan menerima tawaran tersebut masyarakat bisa memanfaatkan layanan langsung dari Disdukcapil Kulonprogo.
Aspiyah menyampaikan ketika tidak ada undangan dari kalurahan setiap warga yang ingin aktivasi IKD bisa dilakukan sendiri melalui seluruh kantor kapanewon. "Atau ke Kantor Disdukcapil Kulonprogo juga bisa ketika belum sempat aktivasi IKD di kantor kalurahan," katanya.
Upaya tersebut menjadi langkah instansinya untuk memberikan kemudahan layanan.Aspiyah menuturkan ke depan, layanan-layanan pemerintah akan berbasis digitalisasi. Seperti misalnya pengurusan data akta kematian dan kelahiran ke depan akan dilakukan secara dalam jaringan atau daring lewat gawai masing-masing.
Oleh karena itu, aktivasi IKD menjadi penting agar ke depan tidak terkendala. "Masyarakat harus betul-betul sadar untuk memanfaatkan digitalisasi ini untuk IKD," katanya.
Menurutnya kesadaran masyarakat untuk aktivasi sangat minim karena dari kegiatan jemput bola di kalurahan angkanya hanya ratusan yang mengajukan. Menurutnya, rata-rata capaiannya hanya 250 aktivasi IKD dari jemput bola kalurahan. Angka tersebut masih sangat kecil tentunya apalagi karena dalam sebulan jemput bola di kalurahan maksimal hanya dua kali.
"Capaiannya sampai akhir 2025 ini belum bisa mencapai 30 persen sesuai target nasional dengan berdasarkan asumsinya penduduk yang sudah 320 ribu jiwa yang sudah ber KTP sehingga sangat berat sekali," ungkapnya.
Kendati begitu, masih terus intensif melakukan jemput bola karena memang targetnya dalam lima tahun ke depan bisa mencapai 30 persen aktivasi IKD sesuai ketentuan nasional.
Bahkan kesadaran anak muda yang melek gawai belum berminat aktivasi IKD. Penyebabnya karena adanya ketakutan dan keraguan terkait data yang ada di gawainya. "Sebagian masyarakat belum tau manfaat IKD," ucap Aspiyah.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Rabu 20 Agustus 2025: Seluruh DIY Hujan Ringan
Padahal, dengan adanya IKD sangat membantu ketika KTP fisik hilang tidak perlu pusing karena sudah satu data. Bahkan tidak perlu fotocopy KTP juga ketika sudah ada IKD. Aspiyah mengaku, kendala lainnya karena keterbatasan tenaga dalam penanganan IKD.
Menurutnya, jumlah petugas yang minim sehingga dalam sehari hanya ada satu kalurahan saja, lebih dari itu belum mampu. "Kendala SDM termasuk sarana prasarana kami seperti laptop untuk aktivasi IKD karena ketersediaan dari kantor belum banyak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Barcelona pesta gol dengan kemenangan 0-5 atas Valencia di Mestalla. Lamine Yamal mencetak dua gol dalam laga La Liga.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada 1.039 penerbangan di Bandara Soetta. Sebanyak 166.351 penumpang terdampak dan bus gratis disiapkan.
Dedi Mulyadi memerintahkan pemeriksaan dugaan pungli Rp700 juta di SMK 15 Bekasi. Pemprov Jabar mengambil alih pembangunan pagar sekolah.