Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Ilustrasi panen bawang merah. - Antara
Harianjogja.com, BANTUL–Petani bawang merah di Kabupaten Bantul mengeluhkan turunnya harga komoditas ini menjelang panen raya. Dari sebelumnya sempat menembus Rp40.000 per kilogram, kini harga hanya laku Rp20.000 per kilogram.
Kismanto, petani bawang merah asal Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, menyebut penurunan harga terjadi di sejumlah wilayah sentra produksi seperti Kretek, Sanden, hingga Srandakan. Menurutnya, sebagian petani sudah mulai panen, tapi puncak panen raya baru diperkirakan berlangsung dua hingga tiga pekan ke depan.
BACA JUGA: Sultan HBX Ungkap Sejarah Pramuka yang Lahir di Jogja
“Sekarang memang sudah ada yang panen, tapi jumlahnya belum banyak. Yang bikin khawatir, harga justru turun hampir 50 persen jelang panen raya. Saya tidak tahu nanti jatuhnya bisa sampai berapa lagi,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Selain bawang merah, Kismanto menyebut harga cabai juga mengalami penurunan tajam. Cabai teropong kini hanya Rp13.000 per kilogram, cabai merah besar Rp14.000 per kilogram, dan cabai keriting Rp15.000 per kilogram.
“Harga cabai bisa berubah hitungan jam, bukan hari lagi. Untungnya, sebelumnya petani masih sempat meraup keuntungan besar saat harga cabai sempat menyentuh Rp30.000–Rp40.000 per kilogram,” tambahnya.
Ia menduga anjloknya harga bawang merah di Bantul dipengaruhi panen raya di sentra bawang merah besar seperti Nganjuk, Jawa Timur, yang saat ini masih berlangsung, serta panen bawang merah di kawasan Pantura Jawa Tengah seperti Brebes yang akan menyusul.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo menjelaskan harga break even point (BEP) bawang merah bagi petani di Bantul sekitar Rp15.000 per kilogram. Dengan harga Rp20.000 per kilogram saat ini, petani sebenarnya masih memperoleh keuntungan.
“Tapi ini kan harga jelang panen raya. Saat panen raya nanti, saya tidak bisa memprediksi apakah harga akan naik atau justru makin turun,” kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.