Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Sejumlah warga dan relawan mengikuti program bedah rumah RTLH di Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Rabu (2/9/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Provinsi DIY masih memiliki ribuan rumah tidak layak huni (RTLH). Tahun ini, Pemda DIY, Pemkab-Pemkot dan Corporate Social Responcibility (CSR) di DIY melaksanakan perbaikan RTLH dengan jumlah total sebanyak 1.460 Unit.
Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri, menjelaskan berdasarkan database dari Kabupaten-kota pada 2022, terdapat 56.991 RTLH yang tersebar di seluruh DIY.
BACA JUGA: Sultan HB X: Danais Bukan Kompensasi Politik
Dari jumlah tersebut, sudah tertangani sebanyak 4.269 unit hingga 2023. Lalu di 2024 tertangani sebanyak 2.135 unit. “Sisanya masih ada 49.587 RTLH. Tahun ini untuk kewenangan Pemda DIY, kami menangani sebanyak 290 unit,” katanya, Kamis (21/8/2025).
Rincian dari jumlah terssbut yakni terdiri dari 281 unit melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang langsung disalurkan ke kalurahan dari dana keistimewaan. Kemudian enam unit merupakan RTLH terintegrasi di Kalirejo, Kokap, Kulonprogo dan 30 unit dari CSR.
Adapun total keseluruhan RTLH yang dikerjakan oleh Pemda DIY, Pemkab-Pemkot dan CSR pada 2025 yakni sebanyak 1.460 Unit. “Sasaran RTLH harus memenuhi beberapa persyaratan termasuk terdaftar di DTKS [Data Terpadu Kesejahteraan Sosial], memang layak dibantu, kondisinya miskin,” ungkapnya.
BACA JUGA: Balok Penyangga Tol Jogja-Solo di Ring Road Bakal Dipasang Bulan Depan
Selain itu untuk RTLH dari Pemda DIY juga ada persyaratan kemampuan pemilik untuk berkontribusi dalam pembangunan tersebut. “Mereka harus swadaya, kan bantuan sifatnya stimulan. Mereka juga harus punya kemampuan untuk swadaya,” katanya.
Pengerjaan RTLH tersebut ada yang sebatas renovasi atau peningkatan kualitas, ada juga yang pembangunan baru. “Untuk peningkatan kualitas dari anggaran Pemda DIY sebesar Rp20 juta, kalau pembangunan baru Rp50 juta,” ujarnya.
Sedangkan untuk RTLH dengan mekanisme BKK anggarannya senilai Rp65 juta yang dikelola oleh kalurahan. “Pengelolaannya tidak berada di kami, tapi kami hanya monitoring saja, pengelolanya di kalurahan,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
SUV misterius Honda tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Kanada. Desainnya berbeda dari CR-V saat ini dan memunculkan spekulasi soal hadirnya Accord SU