Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Ilustrasi dana./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lurah di Gunungkidul khawatir pemangkasan anggaran dana keistimewaan akan berpengaruh terhadap program kegiatan yang direncanaaan di tahun depan.
Salah satu keluhan disuarakan oleh Lurah Bendung, Semin, Didik Rubiyanto saat dihubungi Selasa (26/8/2025).
BACA JUGA: Danais Dipangkas, Pemkab Kulonprogo Tetap Fokus ke Kalurahan
Menurut dia, kalurahannya merupakan salah satu wilayah yang mendapatkan bantuan dari danais untuk pembangunan Lumbung Mataraman. Menurut dia, program ketahanan pangan di kalurahannya tidak ada masalah karena sudah selesai dibangun.
“Sejak dibangun 2022 lalu, sudah ada lebih dari Rp1 miliar untuk menyempurnakan Lumbung Mataraman di Bendung,” katanya.
Meski demikian, Didik juga patut was-was karena program yang dibiayai danais bukan hanya Lumbung Mataraman. Pasalnya, Kalurahan Bendung baru saja ditetapkan sebagai Kalurahan Mandiri Budaya oleh Pemerintah DIY.
Menurut dia, dengan ketetapan tersebut, maka di tahun depan berhak digelontor danais yang nominalnya mencapai Rp1 miliar. Kendati demikian, Didik mengakui, dengan adanya pemangkasan danais dari Pemerintah Pusat yang nominalnya mencapai Rp700 miliar, maka belum mengetahui pasti tentang kelanjutan program yang dibiayai melalui status kalurahan mandiri budaya.
“Belum tahu ada bagian atau tidak. Kalau dengan status kalurahan mandiri budaya, maka berhak memeroleh danais sebesar Rp1 miliar. Kalau tidak ada alokasi, maka kegiatan tidak berjalan,” ungkapnya.
Didik menambahkan, kekhawatiran tentang alokasi danais di kalurahan tidak hanya dirasakan dirinya seorang. Pasalnya, lurah-lurah di Bumi Handayani juga merasakan, terlebih lagi bagi kalurahan yang mendapatkan alokasi masih minim.
“Kalau di Bendung sudah banyak. Contohnya, tahun ini ada anggaran danais untuk membangun embung senilai Rp750 juta. Tapi, bagi kalurahan lain, tentunya juga ingin mendapatkan porsi lebih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Harga tiket pesawat Eropa diprediksi naik hingga 20% pada 2027 akibat kenaikan bahan bakar, pajak penerbangan, dan berkurangnya kursi.
Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap menjadi hak peserta setelah resign atau PHK. Simak syarat, dokumen, masa tunggu, dan cara klaimnya.
Permintaan Pertalite di DIY naik sekitar 7%. Pertamina memastikan stok BBM aman dan menyiapkan langkah untuk mengantisipasi antrean SPBU.
Polda DIY mengkaji penanganan premanisme parkir dan membuka peluang patroli skala besar dengan melibatkan TNI serta Satpol PP.