30 Hektare Sawah di Tirtohargo Bantul Tergenang Air Laut
Sekitar 30 hektare sawah di Tirtohargo, Bantul, terdampak genangan akibat aliran Sungai Opak tersumbat. DKPP berkoordinasi untuk mengatasinya.
Ilustrasi mobil patroli polisi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kerusahan akibat massa aksi terjadi di sejumlah kota termasuk wilayah DIY yang berdampak pada gedung Mapolda DIY dibakar. Merespons situasi tersebut jajaran Polres Bantul bersama Kodim 0729/Bantul mengadakan patroli gabungan untuk memperketat pengamanan.
Kegiatan dimulai pada Sabtu malam (30/8/2025) pukul 22.00 WIB ini berlangsung hingga dini hari dengan menyisir berbagai titik rawan di wilayah hukum Polres Bantul.
Patroli dipimpin Ipda Adik Sugita dengan melibatkan personel Polres Bantul serta anggota TNI dari Kodim 0729/Bantul. Tujuannya, memberikan rasa aman kepada warga dan mencegah munculnya gangguan keamanan di malam hari.
BACA JUGA: Gedung Pemkab dan DPRD Kediri Dibakar Massa, TNI Polri Gelar Patroli
Dalam pelaksanaannya, petugas bergerak ke sejumlah lokasi strategis seperti Jalan Bantul, Jalan Ring Road Selatan, hingga Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Tim gabungan juga melakukan pengamanan di objek vital, di antaranya Kantor DPRD, Kantor Bupati, rumah dinas Bupati, serta beberapa kantor perbankan. Selain patroli fisik, aparat turut berinteraksi dengan petugas keamanan lingkungan di setiap kawasan yang disambangi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindakan preventif.
“Kami bersama jajaran TNI berkomitmen untuk menjaga situasi tetap aman, terutama di kawasan industri dan pemukiman. Patroli ini sekaligus sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya, Minggu (31/8/2o25).
Tim gabunga tidak hanya fokus pada pengawasan lokasi rawan, tetapi juga mengedepankan komunikasi aktif dengan masyarakat.
“Kami sampaikan kepada para petugas keamanan kawasan agar segera melapor jika ada indikasi gangguan kamtibmas. Dengan sinergi yang baik, kita bisa mencegah potensi konflik atau aksi yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Dari hasil patroli malam itu, tidak ditemukan adanya kerumunan massa maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan.
“Alhamdulillah, patroli tadi malam berjalan lancar. Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polres Bantul terpantau aman dan kondusif,” kata Rita.
BACA JUGA: Penumpang Penerbangan Internasional Wajib Isi Deklarasi Kedatangan
Polres Bantul memastikan kegiatan patroli semacam ini akan digelar secara rutin, khususnya di jam-jam rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah setempat.
“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak segan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 30 hektare sawah di Tirtohargo, Bantul, terdampak genangan akibat aliran Sungai Opak tersumbat. DKPP berkoordinasi untuk mengatasinya.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.
PSIM Jogja menelan lima kekalahan beruntun dan terpuruk di zona degradasi. Guntur Cahyo Utomo meminta tim segera bangkit di laga berikutnya.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 21 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Sebanyak 1.600 pelajar dari 58 sekolah mengikuti Kemah Kebangsaan BP2M di Cibubur. BNPT mengajak generasi muda merawat keberagaman.
Shin Tae-yong optimistis Persija Jakarta memutus rekor buruk melawan Arema FC saat bertemu di Stadion Patriot, Rabu (21/10/2026).