Anggaran Belanja Infrastruktur Kulonprogo Naik Drastis, Ini Sasarannya
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kulonprogo memberikan hibah sarana dan prasarana (Sarpras) kepada pedagang kuliner di Pasar Bendungan, Wates. Sasarannya utamanya terhadap pedagang kuliner yang tergabung dalam kelompok Bendungan Super Kuliner (BSK). Hibah yang diberikan bersumber dari APBD Kulonprogo tahun anggaran 2025.
BACA JUGA: KPU Kulonprogo Dapat Usulan Penambahan Dapil
Sekretaris Disdag Kulonprogo, Rohedy Goenoeng hibah ini bertujuan untuk memberikan fasilitasi sarana perdagangan pada PKL. Terutama memperbaiki sarana perdagangan dalam rangka peningkatan perekonomian PKL.
"Sasarannya pedagang kuliner kelompok BSK yang lokasi usahanya di halaman depan Pasar Bendungan dan berjualan hanya pada sore hari hingga malam hari," katanya kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).
Ia berharap bantuan yang diberikan digunakan sebagaimana mestinya. Tidak malah dijual sehingga tidak bertanggung jawab atas hibah yang diberikan. Rohedy mengingatkan agar para pedagang yang mendapat hibah dapat mengalokasikan dana untuk perawatan dan melakukan bongkar pasang sarana setelah selesai digunakan.
"Sumber dana hibah berasal dari APBD Kulonprogo 2025 sebesar Rp71.517.300 untuk pengadaan tenda sebanyak 31 buah mulai dari rangka kemudian atap," lanjutnya.
Hibah yang diberikan mayoritas memang berupa tenda untuk berjualan. Hibah tenda menjadi upaya Pemkab Kulonprogo mendukung jalannya roda perekonomian serta berdampak ke kesejahteraan masyarakat secara umum.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan mengaku masih banyak pekerjaan rumah terkait penanganan pasar di Kulonprogo. Menurutnya sejumlah pasar belum dapat berkembang secara optimal sehingga cenderung sepi. Dia berkomitmen melakukan optimalisasi sarpras perdagangan di pasar-pasar Kulonprogo baik melalui penataan, pembenahan dan fasilitas bantuan lainnya.
“Secara umum tingkat daya beli masyarakat turun, bukan hanya Kulonprogo,” ucapnya.
Ia menyadari pengelolaan pasar sangat kompleks sehingga memerlukan perhatian khusus untuk mengoptimalkannya. Dia mengingatkan kepada pedagang kuliner yang mendapatkan hibah agar dimanfaatkan sebaiknya sehingga dapat berguna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.
BTN telah menyalurkan 6 juta KPR untuk desil 3. Simak strategi KPR subsidi, BSPS, hingga digitalisasi untuk menjangkau masyarakat unbanked.
Megawati Soekarnoputri bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.