Pemain Ketoprak Meninggal di Atas Panggung, Polisi Ungkap Penyebabnya
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul berencana menyiapkan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan sebesar Rp523,9 miliar pada tahun 2026 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo yang menyebut bahwa hampir separuhnya digunakan untuk komponen gaji.
“Untuk total APBD-nya 2026 saya lupa berapa tapi yang dialokasikan untuk sektor pendidikan sepertinya sudah seesuai dengan aturan 20 persen dari APBD. Namun dari total anggaran untuk sektor pendidikan itu, 40 persennya merupakan komponen gaji,” ujar Pramu, Kamis (11/9/2025).
Dijelaskan, untuk APBD perubahan 2025 di sektor pendidikan disebutnya tidak ada penambahan signifikan dari APBD murni 2025 di sektor tersebut. Hanya saja Pramu tidak mendetailkan berapa total anggaran yang disahkan oleh pemerintah. “Namun yang jelas alokasinya sudah sesuai mandatory spending. Hanya ada tambahan sedikit karena memang tidak ada dana,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyampaikan, pembahasan anggaran 2026 masih dalam tahap revisi dan belum final. Ia menegaskan, prinsipnya alokasi pendidikan tetap harus sesuai amanat undang-undang sebesar minimal 20 persen.
BACA JUGA: Jelang Peresmian Jembatan Pandansimo, Pemkab Bantul Siapkan TPR Darurat
“Terus terang kami belum menghitung detail untuk APBD 2026, nanti setelah diketok baru bisa disampaikan. Tapi yang jelas, amanat undang-undang 20 persen itu tetap jadi pegangan. Tahun-tahun sebelumnya juga sudah terlampaui, semoga tahun depan juga sama,” kata Nugroho.
Lebih lanjut, Nugroho menyebutkan anggaran pendidikan 2026 masih akan difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana sekolah. Program revitalisasi satuan pendidikan yang didanai pusat juga tengah berjalan dan diharapkan tetap berlanjut tahun depan.
“Kalau dari sisi program, alokasi terbesar masih pada sarana-prasarana. Saat ini ada revitalisasi satuan pendidikan dengan dana dari pusat. Untuk APBD juga tetap ada untuk rehab sekolah. Monitoring dan evaluasi juga rutin kami lakukan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.