Siraman Pusaka Bantul Jadi Momentum Introspeksi dan Gotong Royong
Siraman Pusaka Kyai Agnya Murni mewarnai Hari Jadi ke-195 Bantul. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol introspeksi, pelestarian budaya, dan gotong royong.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berkomitmen memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP mulai tahun ajaran mendatang. Program ini difokuskan dengan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menjelaskan bahwa program tersebut sudah dibahas dalam rapat internal dan dipastikan anggarannya tersedia.
“Kita memang menjanjikan untuk memberikan seragam gratis bagi siswa baru, untuk SMP putih biru, untuk SD putih merah. Jadi tidak semua seragam, hanya salah satunya yang akan kita berikan secara gratis kepada siswa baru SD maupun SMP di Kabupaten Bantul,” katanya pada Jumat (12/9/2025).
Meski anggaran sudah siap, teknis pendistribusian seragam masih dalam tahap pembahasan. Pemkab Bantul mempertimbangkan opsi memberikan kain beserta biaya menjahit ketimbang seragam jadi.
“Saya secara pribadi menyarankan, dan sepertinya Pak Bupati juga sepakat, bahwa bantuan ini lebih baik berupa kain dan biaya untuk menjahit. Kalau kita bikin seragam jadi dengan ukuran standar, pasti tidak sesuai,” ujar Aris.
BACA JUGA: Bupati Larang Pejabat di Bantul Flexing
Menurutnya, skema ini akan memberi keleluasaan sekolah untuk bekerja sama dengan penjahit di sekitar lingkungan masing-masing. Dana menjahit direncanakan dialokasikan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Setiap sekolah nanti akan kita pasrahi untuk mencari penjahit sendiri. Uang menjahit pun akan kita bantu melalui BOSDA, sehingga dana langsung masuk ke sekolah,” jelasnya.
Aris menambahkan, pola ini tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga memberi dampak positif bagi warga yang memiliki keterampilan menjahit di sekitar sekolah.
“Harapan kami, ini berdampak positif bagi masyarakat yang punya usaha atau keterampilan menjahit di dusun-dusun. Jadi manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siraman Pusaka Kyai Agnya Murni mewarnai Hari Jadi ke-195 Bantul. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol introspeksi, pelestarian budaya, dan gotong royong.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 24 Juli 2026 dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB dengan tarif tetap Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Jumat 24 Juli 2026, berangkat mulai pukul 05.05 WIB dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif tetap Rp8.000.
Tes genomik membantu mendeteksi risiko penyakit lebih dini sekaligus memberikan rekomendasi nutrisi dan gaya hidup berdasarkan analisis DNA.
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.