Pembangunan Taman Budaya Bantul Tahap Pertama Capai 70 Persen
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berkomitmen memberikan seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP mulai tahun ajaran mendatang. Program ini difokuskan dengan anggaran sekitar Rp5 miliar.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menjelaskan bahwa program tersebut sudah dibahas dalam rapat internal dan dipastikan anggarannya tersedia.
“Kita memang menjanjikan untuk memberikan seragam gratis bagi siswa baru, untuk SMP putih biru, untuk SD putih merah. Jadi tidak semua seragam, hanya salah satunya yang akan kita berikan secara gratis kepada siswa baru SD maupun SMP di Kabupaten Bantul,” katanya pada Jumat (12/9/2025).
Meski anggaran sudah siap, teknis pendistribusian seragam masih dalam tahap pembahasan. Pemkab Bantul mempertimbangkan opsi memberikan kain beserta biaya menjahit ketimbang seragam jadi.
“Saya secara pribadi menyarankan, dan sepertinya Pak Bupati juga sepakat, bahwa bantuan ini lebih baik berupa kain dan biaya untuk menjahit. Kalau kita bikin seragam jadi dengan ukuran standar, pasti tidak sesuai,” ujar Aris.
BACA JUGA: Bupati Larang Pejabat di Bantul Flexing
Menurutnya, skema ini akan memberi keleluasaan sekolah untuk bekerja sama dengan penjahit di sekitar lingkungan masing-masing. Dana menjahit direncanakan dialokasikan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Setiap sekolah nanti akan kita pasrahi untuk mencari penjahit sendiri. Uang menjahit pun akan kita bantu melalui BOSDA, sehingga dana langsung masuk ke sekolah,” jelasnya.
Aris menambahkan, pola ini tidak hanya membantu meringankan beban orang tua siswa, tetapi juga memberi dampak positif bagi warga yang memiliki keterampilan menjahit di sekitar sekolah.
“Harapan kami, ini berdampak positif bagi masyarakat yang punya usaha atau keterampilan menjahit di dusun-dusun. Jadi manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan tahap pertama Taman Budaya Bantul di Sendangsari mencapai 70 persen. Proyek ini menggunakan Dana Keistimewaan DIY Rp19,8 miliar.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.