Sekolah Rakyat Kulonprogo Beroperasi Meski Pembangunan Belum Tuntas
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
Jaga Warga saat mengikuti cooling system di Kantor Pemkab Kulonprogo untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran dalam menjaga lingkungan melalui siskamling, Selasa (16/9/2025). /Istimewa .
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kelompok Jaga Warga di Kabupaten Kulonprogo akan diperkuat secara fungsinya. Hal ini menjadi langkah antisipasi terhadap gangguan Kamtibmas terutama aksi anarkis di masyarakat. Langkah ini merespons kejadian di Mapolda DIY dan beberapa daerah lainnya saat akhir Agustus hingga awal September lalu.
Meskipun tidak ada aksi anarkis serupa di Kulonprogo tetapi tetap saja harus waspada dan siaga. Kapolres Kulonprogo, AKBP Wilson F Bugner mengatakan Jaga Warga fungsinya akan diperkuat karena posisinya berada di lingkup terkecil masyarakat.
"Peran penting masyarakat, khususnya Jaga Warga dalam menjaga kamtibmas agar tetap aman dan nyaman untuk beraktivitas," katanya kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).
BACA JUGA: Impor Komoditas Etanol Akan Dibatasi, Ini Tujuannya
Selain Jaga Warga sistem keamanan lingkunga atau dikenal Siskamling juga dapat dihidupkan kembali di tingkat kalurahan. Sebab kalurahan menjadi garda terdepan dalam mencegah terjadinya konflik di masyarakat. Siskamling dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif.
"Kamtibmas menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat sesuai peran dan porsinya masing-masing," kata Wilson.
Menurutnya Siskamling menjadi ruang kerja sama masyarakat untuk menjaga Kamtibmas. Wilson membeberkan, konflik di masyarakat dipicu oleh kurangnya kontak sosial sehingga menimbulkan aksi kriminalitas. Muaranya aksi anarkis yang membua kekacauan di tengah masyarakat.
"Pemerintah Kalurahan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif," ujarnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kulonprogo, Pratiwi Ngasaratun aktivasi Siskamling dapat dilakukan melalui Satlinmas dan Jaga Warga untuk melakukan ronda setiap malam. Menurutnya, instansinya sudah mengeluarkan surat edaran (SE) aktivasi Siskamling di tingkat sampai RT/RW atau padukuhan.
BACA JUGA: Menkeu Purbaya Ingatkan Anak Muda Jangan FOMO dengan Investasi
"Aktivasi Siskamling ini dalam rangka tindakan preemtif untuk keamanan lingkungan," ucapnya.
Diharapkan adanya Siskamling dapat melakukan deteksi dini terhadap pergerakan yang dapat mengganggu Kamtibmas. Pratiwi menilai, Satlinmas dan Jaga Warga yang melakukan siskamling dapat menjadi tools dalam melakukan sistem deteksi dini. Dari situ diharapkan ketika ada ketidakpuasan masyarakat dapat dideteksi dan ditindaklanjuti secara proporsional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
Ibu-ibu PKK Kragon II di Kulonprogo memanfaatkan galon bekas menjadi media tanam hingga meraih predikat terbaik Program Ketapangmas DIY.
John Herdman puas Timnas Indonesia menang 3-0 atas Timor Leste di Piala AFF 2026 dan meminta tim tetap fokus menghadapi Vietnam.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Kelurahan Cokrodiningratan membentuk 10 Kader Keamanan Obat Bahan Alam melalui Program IDAMAN BPOM untuk mengedukasi masyarakat memilih jamu aman.
Penumpang Bus Sekolah Si Bulan Sleman meningkat pada tahun ajaran baru. Koridor Terminal Pakem-Bandara Adisutjipto mencatat tambahan terbanyak.