Krisis Air Memburuk, Pemkab Sleman Siap Naikkan Status Kekeringan
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sejak beberapa waktu lalu. Peserta akan menjalani tahap wawancara pada Kamis (25/9/2025).
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), Wildan Solichin, mengatakan peserta telah menjalani uji kompetensi pada Rabu (17/9) – Kamis (18/9/2025). Selanjutnya mereka mendapat kesempatan untuk menulis makalah yang menjadi salah satu tahap seleksi.
Adapun seleksi berlanjut dengan wawancara pada Kamis (25/9). Tim seleksi yang terdiri dari akademisi, psikolog, praktisi, dan birokrat juga akan menggali rekam jejak para peserta seleksi.
BACA JUGA: Total Korban Kasus Keracunan MBG di Sleman Berjumlah 393 Orang
“Wawancara itu tahap akhir seleksi. Tim kemudian berdiskusi dan melakukan tabulasi, nanti muncul tiga besar nama peserta yang akan kami ajukan ke Bupati untuk dipilih,” kata Wildan dihubungi, Selasa (23/9/2025).
Pada akhirnya, Bupati yang akan memilih pejabat tinggi pratama dari tiga nama yang diajukan. Ia memastikan pemilihan itu sudah ada regulasi yang mengatur. BKPP hanya menjalankan regulasi yang ada.
Adapun empat JPT Pratama yang dilelang antara lain Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Dari empat jabatan tersebut, hanya Kepala Dishub yang dijabat pejabat definitif. Pembukaan seleksi untuk posisi ini mempertimbangkan pejabat eksisting Arip Pramana yang telah memasuki usia pensiun.
Adapun Kepala Bappeda, Direktur RSUD Sleman, dan Kepala DPMPTSP kosong. Kepala Bappeda sebelumnya, Dwi Anta Sudibya, saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum; lalu Direktur RSUD Sleman sebelumnya, Novita Krisnaeni, telah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; dan Kepala DPMPSTP sebelumnya, Retno Susiati, telah pensiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.