Raperda Perlindungan Konsumen DIY Disepakati, Transaksi Digital Disorot
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.
Embung Giwangan, Kota Jogja./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja memberikan dukungan terhadap pengembangan destinasi wisata di wilayah selatan kota. Upaya ini dinilai penting untuk mendorong pemerataan ekonomi, mengurangi kepadatan di pusat kota, sekaligus memperkenalkan potensi wisata baru.
BACA JUGA: Fasilitas CCTV akan Ditambah
Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja, Bambang Seno Baskoro, menyampaikan pengembangan wisata di selatan dapat menjadi solusi agar kunjungan wisatawan tidak hanya menumpuk di kawasan Malioboro dan sekitarnya. “Dengan adanya pemerataan, ekonomi warga meningkat, UMKM bisa tumbuh, dan keramaian tidak hanya terpusat di tengah kota,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Ia mencontohkan, sejumlah titik di kawasan selatan sudah mulai berkembang, seperti Embung Giwangan yang kini ramai dengan kegiatan Pasar Minggu, serta pembangunan ruang terbuka hijau publik (RTHP) dan Plasma Pisang. Menurutnya, fasilitas yang ada masih perlu ditingkatkan agar mampu menampung aktivitas wisatawan secara optimal.
Selain itu, DPRD juga mendorong skema transit kendaraan wisata. Bus pariwisata berkapasitas besar diarahkan berhenti di Terminal Giwangan, kemudian penumpang melanjutkan perjalanan dengan kendaraan berukuran lebih kecil menuju berbagai objek wisata.
Skema ini, kata Bambang, bisa memperkenalkan destinasi lain seperti XT Square, Embung Giwangan, Gembira Loka Zoo, hingga Kraton.
“Dengan pola itu, wisatawan justru lebih tertata. Mereka bisa mengenal banyak destinasi, sekaligus infrastruktur kota terjaga dari beban kendaraan besar,” imbuhnya.
Komisi C bahkan mengusulkan agar transportasi lokal tradisional, seperti andong dan becak kayuh, dapat terintegrasi di titik-titik wisata. Bambang menilai, sistem transit ini juga terbukti menarik wisatawan sebagaimana diterapkan di daerah lain, seperti Bali. Menurutnya, wisatawan tidak akan kesulitan jika sarana transportasi penghubung tersedia dan nyaman.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja memastikan pihaknya menyiapkan dukungan sarana transportasi untuk menopang rencana tersebut. Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, menjelaskan bahwa kawasan selatan akan menjadi fokus pengembangan seiring dengan rencana pengalihan parkir bus pariwisata ke Tempat Khusus Parkir (TKP) Giwangan.
“Kami memperkirakan arus lalu lintas di selatan akan meningkat, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas yang lebih optimal,” terangnya.
Agus menambahkan, salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah penerapan sistem Area Traffic Control System (ATCS) di persimpangan lampu lalu lintas wilayah selatan. Teknologi ini diharapkan mampu mengendalikan arus kendaraan sekaligus meminimalisasi potensi kemacetan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.