Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026, Cek Jam dan Tarif Promo
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo (kiri) saat serah terima bantuan gerobak sampah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kota Jogja mendapatkan bantuan 50 unit gerobak sampah dan insinerator untuk pengelolaan sampah lewat program CSR Subholding Gas Pertamina, Perusahaan Gas Negara (PGN).
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan bantuan gerobak sampah dan insinerator itu sejalan dengan upaya Pemkot dalam memperkuat program unggulan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Bantuan itu bisa mendukung Mas Jos sebagai gerakan untuk mendorong peran aktif warga dalam mengelola sampah dari sumbernya.
"Kami menyambut baik inisiatif ini, tentunya dukungan korporasi seperti PGN menjadi langkah strategis dalam mempercepat upaya kami dalam memperbaiki tata kelola sampah," katanya dikutip Rabu (8/10/2025).
Volume sampah harian di Kota Jogja saat ini mencapai 300 ton per hari, di mana sekitar 60 persen atau sekitar 180 ton merupakan sampah organik rumah tangga. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan korporasi diharapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
"Bantuan ini akan sangat bermanfaat untuk pemerintah dan warga dalam mempercepat pengelolaan sampah di wilayah permukiman,” kata Hasto.
Perwakilan PGN yang juga Direktur Utama Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan menambahkan pengumpulan sampah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat tentu membutuhkan sarana yang memadai agar prosesnya berjalan efektif. Oleh karena itu, melalui program CSR pihaknya menyalurkan bantuan berupa gerobak sampah untuk mendukung kegiatan pengumpulan di tingkat kelurahan.
"Setiap gerobak sampah yang disalurkan sudah dilengkapi dengan ember sebagai wadah awal pengumpulan. Ember tersebut dapat dimanfaatkan warga untuk menampung sampah dari rumah tangga sebelum dikumpulkan ke dalam gerobak. Kami mendesain bantuan ini agar benar-benar fungsional dan bisa langsung digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga menyalurkan satu unit insinerator merupakan fasilitas pembakaran sampah pada suhu tinggi yang terkontrol untuk mengurangi volume limbah residu yang tidak dapat didaur ulang. Insinerator tersebut memiliki kapasitas pembakaran antara satu hingga tiga ton sampah per hari dan dirancang agar efisien serta ramah lingkungan.
"Kami mendorong pemanfaatan energi bersih melalui pengembangan jaringan gas bumi. Kami ingin menjadi bagian dari solusi energi yang selaras dengan upaya Pemerintah Kota Jogja dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, efisien, dan berkelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.